Tiga Pejabat Eselon II Sumba Barat Daya  Reaktif  Rapid Antigen

Tiga Pejabat Eselon II lingkup pemerintahan Kabupaten Sumba Barat Daya Reaktif Rapid Antigen setelah mengikuti tes rapid antigen

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
zoom-inlihat foto Tiga Pejabat Eselon II Sumba Barat Daya  Reaktif  Rapid Antigen
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan SBD, Ir.Rofinus Kaleka

POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA--Tiga Pejabat Eselon II lingkup pemerintahan Kabupaten Sumba Barat Daya Reaktif Rapid Antigen setelah mengikuti tes rapid antigen oleh tim satgas Covid-19 Sumba Barat Daya tanggal 15 Januari 2021.

Tiga pejabat eselon II tersebut adalah  Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan SBD, Ir. Rofinus Kaleka, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Petrus Japaole dan Kepala Inspektur Daerah, Theo Natara.

Kepala Dinas Pertanian dan  Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat Daya, Ir.Rofinus Kaleka  yang dikonfirmasi POS-KUPANG.COM ke telepon selulernya, Senin (18/1/2021) membenarkan informasi  tersebut.

Baca juga: Pemda TTS Kaji Pemberlakuan PSBB, Dampak Meningkatnya Kasus Covid-19

Ia mengaku sejak  pengambilan pengamnilan sampel tes rapid antigen dan  dinyatakan reaktif,   langsung mengisolasikan diri di rumah. Hingga saat ini, kondisi tubuhnya sehat-sehat saja.

Saat ini, saya masih  menjalani isolasi mandiri di rumah dengan perbanyak istirahat dan minum vitamin. Saya tidak tahu, bagaimana sampai terpapar virus itu. Saya memiliki riwayat sakit saluran pernapasan, sehingga bisa saja  tertular  karena banyak tamu dan perjalanan saya ke kupang belum lama ini," katanya.

Baca juga: FPI Diduga Sudah Rencana Bentrok dengan Polisi, Komnas HAM Ungkap Laskar Ketawa Saat Akan Dihabisi

Ia juga mengaku sopirnya juga reaktif antigen. Walau demikian, berharap hasil  tes swab nanti negatif sehingga kembali berkantor seperti biasa.

Hal senada pun disampaikan Kepala Inspektur Daerah, Theo Natara. Ia   bersama 4 anggota keluarganya telah dinyatakan reaktif dari hasil rapid antigen tanggal 15 Januari 2021.

Saat ini sedang menjalani karantina mandiri.  Kondisi  kesehatan  dirinya bersama 4 anggota keluarganya sehat-sehat saja.

Ia mengaku tidak tahu bagaimana bisa reaktif. Dugaan, kebetulan anak saya yang SMP, temanya  positif atau juga   dari teman kantor  yang kemarin juga dinyatakan reaktif.

Informasi yang dihimpun dari  902 sampling pengambilan rapid antigen  237 diantaranya di nyatakan reaktif. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved