Breaking News:

Lima Hakim PN Atambua Terpapar Covid-19, Kantor PN Lockdown

Untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, Kantor PN Atambua dilakukan lockdown selama tujuh hari kelender terhitung

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Ketua Pengadilan Negeri Kelas IB Atambua, Gede Susila Putra, SH., M.Hum  

Lima Hakim PN Atambua Terpapar Covid-19, Kantor PN Lockdown

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Sebanyak lima hakim di Pengadilan Negeri Kelas IB Atambua, Kabupaten Belu terpapar Covid-19. Untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, Kantor PN Atambua dilakukan lockdown selama tujuh hari kelender terhitung, Kamis (14/1/2021).

Hal ini disampaikan Ketua Pengadilan Negeri Kelas IB Atambua, Gede Susila Putra, SH., M.Hum kepada Pos Kupang.Com, Rabu (13/1/2020). 

Gede Putra mengatakan, dirinya baru mendapat informasi tentang lima hakim yang bertugas di PN Atambua terpapar Covid-19. Demi menjaga penularan, Kantor PN Atambua dilakukan lockdown selama tujuh hari kelender kerja.

"Besok kita lockdown karena lima hakim terpapar Covid. Lockdown selama tujuh hari kelender mulai tanggal 14 sampai 20 Januari 2021", kata Gede Putra.

Menurut Gede, selama lockdown, PN Atambua tidak menerima pelayanan administrasi seperti pendaftaran persidangan, pelimpahan berkas persindangan kecuali sidang kasus yang memiliki batas waktu tertentu yang diatur Undang-Undang seperti kasus pilkada. Begitupun dengan kasus pidana yang masa penahanannya sudah hampir selesai. 

Selama masa lockdown, PN Atambua tetap mensiagakan satu hakim, satu juru sita dan satu tenaga administrator. Mulai besok, Kantors PN Atambua akan dilakukan semprot disinfektan serta strelisasi beberapa tempat.

Menurut Gede, Kantor PN Atambua dilakukan lockdown sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 kepada seluruh pegawai dan juga masyarakat.

Baca juga: Beredar Formasi Guru PPPK Bidang Dikmen dan SLB, Linus Lusi : Itu Hoax

Baca juga: Satu Lagi Pasien Covid-19 di Belu Meninggal Dunia

Baca juga: Dirut RSUD Ben Mboi Ruteng Positif Covid-19, Begini Penjelasan Satgas!

Baca juga: Update Covid-19 NTT : 88 Kasus Positif Covid-19 di Tujuh Daerah

"Kita lockdown untuk mencegah jangan sampai Covid-19 menyebar ke pegawai di Pengadilan dan juga masyarakat. Jadi kami menjaga itu", katanya. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas). 

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved