Berita TTS Terkini

Lagi, Satu Pasien Probable Di Kabupaten TTS - NTT Meninggal Dunia, Simak INFO 

Satu lagi pasien Probable di Kabupaten TTS meninggal dunia. DN warga Kota Soe yang dirawat di RSUD Soe sejak 3 Januari lalu akhirnya meninggal dunia p

Penulis: Dion Kota | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Denya Nubatonis, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Tingkat Kabupaten TTS 

Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota

POS-KUPANG. COM | SOE - Satu lagi pasien Probable di Kabupaten TTS meninggal dunia. DN warga Kota Soe yang dirawat di RSUD Soe sejak 3 Januari lalu akhirnya meninggal dunia pada 5 Januari. Hasil rapid tes DN diketahui reaktif.

Juru bicara tim gugus tugas penanganan Covid 19 Kabupaten TTS, Deny Nubatonis mengatakan, usai meninggal dunia, DN langsung dibawa ke TPU Oebaki guna dimakamkan secara protokol kesehatan. Pihak keluarga tidak keberatan jenazah DN dimakamkan di TPU Oebaki.

" DN meninggal dunia dengan status Probable dan langsung kita makamkan secara protokol kesehatan," ungkap Deny kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (6/1/2021).

Ketik ditanyakan terkait penyakit yang dialaminya DN sehingga dirawat di RSUD Soe, Deny mengaku, tidak mengetahui hal tersebut. 

" Kalau keluhan penyakitnya apa saya juga tidak tahu. Informasi yang saya dapat hanya satu pasien Probable meninggal Dunia di RSUD Soe," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte yang dikonfirmasi terkait meninggalnya pasien Probable berinisial DN membenarkan hal tersebut. Namun dirinya juga tidak mengetahui secara persis penyakit yang dialami DN.

" Iya, ada pasien Probable yang meninggal. Tapi penyakitnya seperti apa sehingga dibawa ke RS saya juga belum dapat informasi," terangnya.

Baca juga: Ruang Isolasi Covid-19 di RSUD Atambua Penuh, Ada Pasien Reaktif Antigen, IGD Ditutup, Simak INFO

Diberitakan sebelumnya, Satu pasien Probable berinisial  PHM berusia 62 tahun meninggal dunia, Minggu (27/12/2020) di RSUD Soe. Jenazah korban langsung dimakan secara protokol Covid di pekuburan umum Oebaki.

Baca juga: WASPADA :Angka Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Kota Kupang Akan Tutup Kota ini dari Pesta 

Hal ini diungkapkan juru bicara tim gugus tugas penanganan Covid 19 kepada POS-KUPANG.COM, Senin (28/12/2020) melalui sambungan telepon.

Deny mengatakan, korban sempat dirawat di RSUD sebelum akhirnya meninggal dunia.  Saat dirapid test, korban diketahui reaktif. Namun belum sempat diswab, korban sudah lebih dahulu menghembuskan nafas terakhirnya.
Korban dilarikan ke RS karena mengalami gejalah batuk, sesak napas dan demam. (din)

Baca juga: Di Kota Kupang - NTT, Pimpinan Daerah Tak Ijinkan Tatap Muka di Sekolah, Ini Imbauannya INFO

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved