Kamis, 28 Mei 2026

Perayaan Natal di Kabupaten Belu Berlangsung Aman

Pelaksanaan ibadat Natal di Kabupaten Belu, perbatasan RI-RDTL berjalan dengan aman dan lancar

Tayang:
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pelaksanaan ibadat Natal yang dilaksanakan umat Katolik dan Protestan di puluhan gereja dan kapela di Kabupaten Belu, perbatasan RI-RDTL berjalan dengan aman dan lancar.

Dari misa malam natal, Kamis (24/12/2020) hingga ibadah misa natal ke 2, Sabtu (26/12/2020), umat Katolik dan Protestan menjalankan misa pagi dan sore dengan penuh ketenangan dan kedamaian serta disiplin menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Hal ini disampaikan Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh, S.H.,S.I.K.,M.Si kepada wartaawan, Minggu (27/12/2020). Kapolres menuturkan, dirinya memantau pengamanan yang dilakukan personil Polri di sejumlah gereja yang ada di Kota Atambua.

Baca juga: Ternyata Wanita Bisa Hamil Walaupun Sperma Dikeluarkan di Luar Vagina, Simak Penjelasannya

Dari pengamatannya di lapangan, perayaan Natal berlangsung aman dan lancar. Kemudian dirinya mendapat laporan dari para Perwira Pengendali dan Kapolsek jajaran yang menggambarkan situasi selama misa Natal berjalan aman.

Kondisi ini menunjukkan keseriusan aparat dalam melaksanakan tugas pengamanan serta selalu bersinergi dengan unsur gereja seperti Orang Muda Katholik (OMK), THS-THM serta mitra kamtibmas lainnya.

Baca juga: Disesalkan, Perawat dan Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Akui Lakukan Seks Sesama Jenis

"Alhamdulillah, dari pengamatan di lapangan serta laporan yang saya terima, pelaksanaan ibadah hingga Natal ke 2 hari ini, secara umum berjalan aman dan nyaman", kata Kapolres Belu.

"Saya turun langsung mengecek di beberapa Gereja Katholik dan Protestan yang ada di Kota Atambua untuk memastikan keamanannya dan memastikan anggota saya dilapangan, juga bekerja secara sesuai SOP atau tidak. Penerapan protokol kesehatanpun berjaln dengan baik, umat pakai masker, mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan oleh pihak Gereja dan jaraknya juga diatur", tambah Khairul.

Terkait pengamanan operasi Lilin ini, Khairul menjelaskan, pihaknya juga menyediakan dua pos pengamanan masing-masing di Gereja Kathedral dan Polycarpus, satu pos pam terpadu di simpang lima dan tiga pos pelayanan yakni di Bandara, pelabuhan Atapupu dan PLBN Motaain.

Penempatan pos di titik-titik tersebut kata Kapolres, agar lebih mudah melayani masyarakat, bilamana ada gangguan kamtibmas selama perayaan Natal 2020 dan tahun baru 2021, termasuk arus mudik dan wisata yang tentunya akan meningkat dibanding hari-hari biasa.

Masing-masing pos ditempati anggota yang dipimpin oleh Perwira. Di pos pam dillengkapi buku mutasi, peta geografi demografi, peta maping kerawanan daerah serta kendaraan bermotor.

Menurut Khairul, Polres Belu membangun pos di titik-titik tersebut untuk lebih mudah memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya yang melaksanakan ibadah, mudik dan berlibur ke tempat wisata. Selain itu keberadaan pos-pos ini untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas dan sebagai upaya mencegah munculnya klaster baru covid-19.

Untuk diketahui, saat ini Polri bersama segenap jajaran TNI dan stakeholders terkait lainnya, menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi "Lilin 2020.
Operasi Lilin dilaksanakan selama 15 hari, dimulai tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved