PERANG Tinggal Tunggu Waktu, Grup Kapal Perang China Masuk Pasifik Selatan, Menantang US Navy

Kekuatiran dunia internasional kemungkinan perang besar Amerika Serikat dan China hampir menjadi kenyataan

Editor: Alfred Dama
via Kontan.co.id
Dua kapal perang jenis Destroyer milik China saat melakukan latihan. 

PERANG Tinggal Tunggu Waktu, Grup Kapal Perang China Masuk Pasifik Selatan, Menantang US Navy

POS KUPANG.COM -- Kekuatiran dunia internasional kemungkinan perang besar Amerika Serikat dan China hampir menjadi kenyataan

China sudah mulai secara terbuka menatang militer Amerika dengan grup tempurnya yang berlayar masuk ke zona perang di Pasifik Selatan

China akhirnya lepas jangkar dengan mengirimkan grup tempur armada angkatan lautnya ke Pasifik Selatan.

Pengiriman armada perang ini sejalan dengan klaim Nine Dash Line China.

Jika sudah demikian maka jangan heran lagi perang akan pecah.

Pasalnya di Pasifik Selatan bercokol armada US Navy yang sudah siap siaga di sana.

Baca juga: Risma Tetap Risma yang Sederhana Meski Sudah Jadi Menteri, Minta Voorijder Kawal dari Belakang

Baca juga: Sandiaga Uno Sudah Kaya Raya yang Capai Rp 5 Triliun, Masih Mau Jadi Menteri, Segini Gajinya

Baca juga: Sinta Bachir Akui Jadi Simpanan Jenderal Bintang 3,Datangi Suami Saat Bersama Istri Sah di Restoran

Baca juga: Maklumat Kapolri Diterbitkan Tentang Kepatuhan Prokes saat Libur Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Kabar Sedih Ikke Nurjana, Kini Terbaring Lemah, Jalani Operasi hingga Gunakan Selang di Hidung

Baca juga: Cantik, Seksi , Tajir Tapi Para Kekasih Jatuh ke Pelukan Wanita Lain, Ternyata ini Kriteria Agnes Mo

Jika kedua kekuatan tempur ini bertemu bisa saja ada rudal terlontar antar keduanya.

Maka perang tak akan terelakkan lagi.

Sekelompok kapal induk tempur yang dipimpin oleh kapal induk terbaru China , Shandong , telah berlayar melalui Selat Taiwan dalam perjalanan untuk latihan rutin di Laut China Selatan .

Hal tersebut diungkapkan oleh angkatan laut China pada hari Senin (21/12/2020), setelah Taiwan mengerahkan pasukannya untuk memantau perjalanan.

Reuters memberitakan, meskipun ini bukan pertama kalinya operator China melewati wilayah dekat Taiwan, namun hal itu terjadi pada saat ketegangan yang meningkat antara Taipei dan Beijing, yang mengklaim pulau yang diperintah secara demokratis itu sebagai wilayahnya.

Asal tahu saja, kelompok kapal induk Shandong berlayar melalui Selat Taiwan sehari setelah kapal perang AS transit di jalur air yang sama.

Militer China mengatakan membuntuti kapal AS tersebut.
Angkatan Laut China mengatakan, Shandong dan kapal-kapal yang menyertainya "dengan lancar" melintasi Selat Taiwan yang sensitif dan sempit pada Minggu, menuju latihan di Laut China Selatan, di mana China memiliki keuntungan teritorial yang luas dan disengketakan.

"Latihan itu adalah bagian dari pengaturan normal yang dibuat sesuai dengan rencana tahunan," katanya. "Ke depan, kami akan terus menyelenggarakan operasi serupa berdasarkan kebutuhan pelatihan."

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved