Risma Tetap Risma yang Sederhana Meski Sudah Jadi Menteri, Minta Voorijder Kawal dari Belakang

Walikota Surabaya Tri Rismaharini kini mengeman jabatan baru sebagai Menteri Sosial Republik Indonesia

Editor: Alfred Dama
Tribunnews.com
Risma saat sertijab di Gedung Aneka Bhakti, Kemensos, Jln Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2020). (Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi) 

Risma Tetap Risma yang Sederhana Meski Sudah Jadi Menteri, Minta Voorijder Kawal dari Belakang

POS KUPANG.COM -- Walikota Surabaya Tri Rismaharini kini mengeman jabatan baru sebagai Menteri Sosial Republik Indonesia

Tugas beras sudah menanti  wanita yang biasa di sama Risma ini

Menteri Sosial Tri Rismaharini mewanti-wanti rombongan kendaraan pengawalan voorijder agar mengambil posisi di belakangnya.

Risma mengatakan dirinya kerap blusukan secara tiba-tiba, ketika melihat ada orang yang kesusahan di pinggir jalan.

Kegiatan ini kerap dilakukan oleh Risma selama menjabat Wali Kota Surabaya, dan akan dilakukannya selama menjadi Mensos.

Baca juga: Sandiaga Uno Sudah Kaya Raya yang Capai Rp 5 Triliun, Masih Mau Jadi Menteri, Segini Gajinya

Baca juga: Sinta Bachir Akui Jadi Simpanan Jenderal Bintang 3,Datangi Suami Saat Bersama Istri Sah di Restoran

Baca juga: Kapal Perusak AS Kabur Dikejar Kapal Perang China di Laut China Selatan, Sebelumnya Beri Ancaman ini

Baca juga: Maklumat Kapolri Diterbitkan Tentang Kepatuhan Prokes saat Libur Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Kabar Sedih Ikke Nurjana, Kini Terbaring Lemah, Jalani Operasi hingga Gunakan Selang di Hidung

Baca juga: Cantik, Seksi , Tajir Tapi Para Kekasih Jatuh ke Pelukan Wanita Lain, Ternyata ini Kriteria Agnes Mo

"Saya ngomong nanti voorijder-nya di belakang. Kenapa?"

"Soalnya saya kalau lihat sesuatu saya berhenti."

"Pernah di sini saya sampai muter tiga kali."

"Orang itu kenapa ya? Tidur deket sampah. Muter sampai 3 kali aku enggak kuat, enggak bisa, aku turun. Kenapa?"

"Ternyata dia kelaparan," ujar Risma dalam sambutannya pada acara sertijab Menteri Sosial di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2020).

Risma menceritakan, kendaraan voorijder kerap meninggalkannya saat dirinya tiba-tiba berhenti di tengah jalan untuk blusukan.

Sehingga, dirinya meminta agar kendaraan voorijder berada di belakang, demi menyesuaikan pergerakan dirinya saat blusukan.

"Makanya nanti kalau voorijder-nya di depan, saya berhenti, ketinggalan voorijder-nya."

"Ini karena memang saya tidak mau berubah. Saya pengin tetap jadi Risma," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved