Bupati Lembata Salurkan Bantuan Dari UNICEF Bagi Korban Erupsi Ile Lewotolok
berpesan bahwa para pengungsi akan dipulangkan setelah masa tanggap darurat pada 26 Desember 2020 berakhir.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
Bupati Lembata Salurkan Bantuan Dari UNICEF Bagi Korban Erupsi Ile Lewotolok
POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur mendistribusikan bantuan dari UNICEF untuk warga terdampak erupsi Ile Lewotolok yang ada di rumah keluarga di Lewoleba dan Posko Utama Eks Kantor Bupati, Rabu (23/12/2020).
Bantuan lembaga PBB tersebut sebanyak 250 paket dan langsung disalurkan kepada para pengungsi.
Saat menyerahkan bantuan tersebut di salah satu titik pengungsian di Bilangan Wangatoa, Lewoleba, Bupati Sunur berpesan bahwa para pengungsi akan dipulangkan setelah masa tanggap darurat pada 26 Desember 2020 berakhir.
"Nanti semua akan dipulangkan secara bergelombang," kata Bupati Sunur didampingi Kapolres Lembata AKBP Yoce Marthen.
Menurutnya, yang terlebih dahulu dipulangkan adalah anak-anak muda, bapak-bapak dan orang dewasa.
Sementara, bayi, balita, anak-anak, dan lansia dipulangkan kemudian demi mencegah hal-hal yang tidak dikehendaki.
Bupati Sunur juga menguatkan para warga terdampak erupsi Ile Lewotolok yang tahun ini merayakan natal di tempat pengungsian.
"Natal itu kan bisa di mana saja, di kampung juga bisa, di sini juga bisa," pungkasnya.
Dia juga berterima kasih kepada UNICEF yang telah memberikan bantuan logistik kepada warga Ile Ape dan Ile
Ape Timur yang terdampak erupsi Ile Lewotolok.
Baca juga: Ketua Magabudhi NTT: Umat Kristiani Tetap Taati Prokes Tanpa Kurangi Arti dan Makna Perayaan Natal
Baca juga: Natal Dimasa Pandemi, Gereja Pniel Oebobo Ikuti Protokol Kesehatan Pemerintah dan SOP GMIT
Baca juga: DWP Kabupaten Malaka Gelar Latihan Kepemimpinan Bagi Anggota
Baca juga: Tahun 2021, Pemerintah Kota Fokus Pada Empat Hal Penting
Untuk diketahui, United Nations Children's Fund (UNICEF) atau Badan PBB untuk anak-anak didirikan oleh Majelis Umum PBB pada 11 Desember 1946.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)