Ketua Magabudhi NTT: Umat Kristiani Tetap Taati Prokes Tanpa Kurangi Arti dan Makna Perayaan Natal 

permintaan dari pemerintah untuk menghindari kerumunan serta prokes Covid-19 lainnya, harus dikedepankan.

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Ketua Magabudi NTT, Indra Effendy 

Ketua Magabudhi NTT : Umat Kristiani Tetap Taati Prokes Covid-19 Tanpa Kurangi Arti dan Makna Perayaan Natal 

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Ketua Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (Magabudhi) NTT, Indra Effendy mengatakan perayaan natal dan tahun baru, sebagai warga masyarakat yang baik wajib mengikuti Prokes Covid-19 oleh pemerintah tanpa mengurangi makna natal 2020 dan tahun baru 2021.

"Perayaan kebahagiaan dari teman-teman kristiani yang dijalankan bertepatan dengan situasi yang sulit saat ini, dapat dijalankan dengan mematuhi protokol kesehatan, agar makna natal dan tahun baru berjalan dengan lancar dan aman," ujar Ketua Magabudhi NTT kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (23/12).

Dikatakan Indra, dari Keuskupan maupun dari Majelis Sinode Gmit yang sudah keluarkan imbauan bagi umat/jemaat kristiani, namun sebagai sesama umat beragama yang lain, hanya dapat mengimbau agar, anjuran maupun permintaan dari pemerintah untuk menghindari kerumunan serta prokes Covid-19 lainnya, harus dikedepankan.

"Karena situasi di masa pandemi Covid-19 ini, kita menjaga diri sendiri, keluarga maupun orang lain," ungkapnya

Menurut Indra, imbauan kepada umat-umat kristiani, domainnya berada di Keuskupan dan Majelis Sinode Gmit. 

Baca juga: Natal Dimasa Pandemi, Gereja Pniel Oebobo Ikuti Protokol Kesehatan Pemerintah dan SOP GMIT

Baca juga: Cantik, Seksi , Tajir Tapi Para Kekasih Jatuh ke Pelukan Wanita Lain, Ternyata ini Kriteria Agnes Mo

Baca juga: DWP Kabupaten Malaka Gelar Latihan Kepemimpinan Bagi Anggota

"Saya hanya bisa mengimbau sebagai sesama umat beragama, khususnya dari umat Budha, agar menyambut perayaan natal dan tahun baru bagi teman-teman kristiani, kami umat Budha tetap mengedepankan toleransi kerukunan dan sama-sama menjaga situasi di Kota Kupang maupun di NTT, supaya bisa tetap kondusif, agar teman-teman kristiani yang menjalankan perayaan ini berjalan dengan khidmat, tanpa kurangi arti dan makna natal," tambahnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved