Pembacokan di Ngada
Polisi Beberkan Kronologi Pria di Ngada Bacok Warga yang Sedang Melintas
Aparat kepolisian Polres Ngada membeberkan kronologi pria di Ngada membacok warga yang sedang melintas
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
Aparat kepolisian Polres Ngada membeberkan kronologi pria di Ngada membacok warga yang sedang melintas
POS-KUPANG.COM | BAJAWA - Gregorius Ngoe (54 ) warga Desa Sadha, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada dilarikan ke RSUD Bajawa setelah mengalami luka berat dibagian dagu dan pundak kiri.
Gregorius diduga dibacok oleh PJ (54) warga Kampung Were II Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada.
Baca juga: Tuan Rumah ETMC 2021, Petrus Gero Minta Jalan Kota Lewoleba Diperbaiki
Kapolres Ngada, AKBP Rio Cahyowidi, S.I.K,M.I.K, menyatakan korban dibacok saat melintas dengan sepeda motor dan tidak mengetahui apa persoalannya.
Korban dibacok dengan menggunakan sebilah parang dan sekarat seketika.
Kapolres Ngada AKBP Rio Cahyowidi, S.I.K,M.IK, didampingi Kasat Reskrim Polres Ngada Polres Ngada Iptu I Ketut Rai Artika SH, menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
Baca juga: Rektor Undana : Kesulitan Kami Terletak Pada Mendesain Ulang Kurikulum
"Kejadian Senin 23 November 2020 pukul 21.30 Wita kasus penganiyaan berat ini terjadi dimana berawal dari tersangka mendatangi rumah tetangganya dengan emosi dan membawa parang," ujar Kapolres Rio Selasa (24/11/2020).
Ia melanjutkan, karena pintu tidak kunjung dibuka, tersangka berjalan ke arah jalan, bertepatan korban Gregorius Ngoe melintas menggunakan sepeda motor.
Tanpa alasan yang jelas tersangka langsung mengayukan parang ke arah wajah dan pundak korban.
"Saat mendengar adanya pembacokan tersebut warga setempat sempat memukul pelaku dengan sebatang kayu dan pelaku sempat pingsan dan warga membantu korban," jelasnya.
Ia menyebutkan saat warga membantu korban pelaku sadar dan nampak beringas sehingga warga menghindar.
Setelah melakukan aksi, tersangka melarikan diri kearah hutan.
"Pada pukul 23.00 Wita, tim gabungan Polres dan Polsek kemudian melakukan pengejaran, pada pukul 06.45 Wita," jelasnya.
Ia menyebutkan tersangka berhasil diamankan di gubuk tersangka yang berada di dalam kebun tanpa ada perlawanan dan berlutut menyerahkan diri di lhadapan aparat yang mengepungnya dan
saat ini TSK sudah di amankan di Mapolres.
Ia menyebutkan pihaknya sedang mendalami motif kejahatan yang dilakukan dan berdasarkan informasi yang bersangkutan sering bertindak emosional di kampungnya.