Opini Pos Kupang
Jagung di Musim Asep : Bisa
Fakta Kembali, Jumat 30 Oktober 2020 Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memanen jagung di Desa Pariti Kecamatan Sulamu
Terbukanya kesempatan berusaha karena misalnya dalam menangani pasca panen dan pemasaran jagung. BUMDES dapat berperan dalam mengumpulkan hasil dari petani dan menjual ke off taker.
UMKM yang bergerak dipengolahan hasil jagung (membuat beras jagung, tepung dari jagung, olahan hasil jagung lainnya) juga bertumbuh.
Satu hal lagi, kini Pemerintah Provinsi NTT mendorong investor untuk membangun pabrik pakan baik yang skala kecil maupun skala besar. Kehadiran pabrik pakan di NTT membutuhkan ketersediaan bahan baku, terutama jagung yang besar.
Dari komposisi pakan, sekitar 60-70 persen adalah jagung. Maka mendorong dan membiasakan petani untuk merubah orientasi usaha tani jagung dari sekedar tanam untuk makan (subsisten) menjadi juga berorientasi bisnis. Dengan demikian cita-cita NTT bangkit, NTT sejahtera dapat tercapai. (*)