Penanganan Covid

Angka Positif Covid-19 Menurun, Kabupaten Mabar Akan Menuju Zona Hijau

Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) semakin menurun

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Yohanes Johan, Amd. 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) semakin menurun, Jumat (16/10/2020). Hingga Jumat (16/10/2020), jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mabar sebanyak 3 pasien.

Sebelumnya, terdapat sebanyak 64 pasien positif Covid-19 dan 61 pasien dinyatakan sembuh.

Jumlah pasien positif Covid-19 yang semakin menurun tersebut, memantapkan Kabupaten Mabar akan menuju zona hijau Covid-19.

Baca juga: Plt. Kadis Kesehatan NTT: Ada 2.000 Sampel Antre di RSUD WZ Johannes Kupang

"Dari aspek protap, 3 orang yang masih positif Covid-19 itu, kalau masih tanpa gejala maka mereka akan dinyatakan selesai isolasi dan sembuh 6 hari lagi," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Yohanes Johan, Amd.

Dirincikannya, sebanyak 2 pasien positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di Kelurahan Labuan Bajo dan 1 pasien di Desa Kakor, Kecamatan Lembor Selatan.

Baca juga: Bupati Agas Resmikan 4 Ruangan Rehabilitasi SDI Muku Jawa, Rana Mese

Dikatakannya, ketiga pasien positif Covid-19 tersebut merupakan transmisi lokal.

Ketiga pasien positif Covid-19 tersebut baru pertama kali menjalani tes swab.

Selanjutnya, pada akhir pekan depan, pihaknya akan melakukan pengambilan swab untuk sejumlah orang yang pernah melakukan kontak erat dengan ketiga pasien positif Covid-19 tersebut.

"Saat ini yang reaktif rapid tes sebanyak 3 orang masih dikarantina di rumah karantina Pemda Mabar," katanya.

Diberitakan sebelumnya, warga Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) diimbau untuk konsisten mematuhi protokol kesehatan demi pencegahan penyebaran Covid-19, Kamis (15/10/2020).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Yohanes Johan, Amd mengatakan, new normal yang saat ini dijalani masyarakat harus diikuti dengan kebiasaan menerapkan protokol kesehatan secara konsisten.

Masyarakat harus komitmen, sehingga pencegahan penyebaran Covid-19 dapat dilakukan secara kolektif.

"Bagi saya, new normal harus diikuti dengan new kultur, artinya prootap protokoler, pencegahan dan penanganan Covid-19 ini harus menjadi budaya, tidak harus dengan biaya atau yang, tapi dengan kesadaran," paparnya.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh abai dan tidak menaati protokol kesehatan, terlebih dalam keadaan pemilu di Kabupaten Mabar.

"Saya imbau untuk taati protokol kesehatan apapun keadaannya, apalagi kita dalam kondisi pilkada yang notabene sudah punya jadwal untuk melakukan pengumpulan masa. Jadi, saya sangat mengharapkan yang menjalankan kegiatan itu tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 itu," katanya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved