Pangdam Jaya Turun Tangan, Kerahkan Anggota TNI Malam Hari, Bubarkan Massa Aksi Tolak UU Cipta Kerja
Pantauan TribunJakarta.com sekira pukul 20.23 WIB pada Selasa (13/11/2020) hingga kini, massa masih bertahan di Jalan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng.
Pantauan TribunJakarta.com sekira pukul 20.23 WIB pada Selasa (13/11/2020) hingga kini, massa masih bertahan di Jalan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
Massa, yang sebagian besar remaja ini melakukan tindakan anarkis dengan membakar tong sampah di tengah jalan.
Lalu lintas Jalan Jati Baru Raya arah Kebon Sirih tersendat akibat ulah massa anarkis yang duduk di tengah jalan.
Ranting dan dedaunan yang dirusak massa berserakan di jalan itu.
Hingga berita ini diturunkan aparat kepolisian belum menindak massa tersebut.
Sebelumnya, massa demonstran sempat bertahan di Jalan Budi Kemuliaan, tepatnya di pertigaan Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat.
Dilansir dari TribunJakarta.com sekira pukul 19.33 WIB pada Selasa (13/11/2020), massa membakar sejumlah pembatas jalan atau water barrier di tengah Jalan tersebut.
Kobaran api yang membakar water barrier itu dibiarkan membesar.
Massa pun masih duduk-duduk di sekitar lokasi titik api.
Sementara itu lalu lintas di jalan tersebut masih bisa dilalui pengendara motor dan mobil.
Belum ada pihak kepolisian yang turun tangan menangani kobaran api itu.
Truk polisi yang melintas turut ditimpuki batu oleh massa di jalan tersebut.
Pandam Turun Tangan
TNI juga turut membantu membubarkan massa demonstran yang masih berada di Jalan Wahid Hasyim arah Stasiun Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.
Sekira pukul 16.57 WIB pada Selasa (13/11/2020), Panglima Kodam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus berjalan di Jalan Wahid Hasyim.

Anggota TNI bersama polisi meminta massa maupun warga di sekitar jalan tersebut agar pulang.