Rabu, 27 Mei 2026

Gubernur NTT Lantik Pjs Bupati, Begini Komentar Jubir KPU Ngada

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengukuhkan Penjabat Sementara Bupati untuk enam daerah yang menggelar Pilkada 2020

Tayang:
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
Pos-Kupang.Com/Gordi Donofan
Komisioner KPU Ngada di Kantor KPU Ngada Kota Bajawa, September 2020. 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Gubernur Nusa Tenggara Timur ( Gubernur NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengukuhkan Penjabat Sementara Bupati untuk enam daerah yang menggelar Pilkada 2020. Pengukuhan enam Pjs Bupati tersebut berlangsung di Kota Kupang.

Enam Pjs Bupati tersebut antara lain, Pjs Sabu Raijua Ir Ferdy Kapitan (Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan).

Pjs Bupati Sumba Barat Drs Samuel Pakereng M.Si (Staf Ahli Gubenur Bidang Politik dan Pemerintahan).

Satgas Perbatasan RI-RDTL Terapkan Layanan Perpustakaan Keliling di Kobalima Timur Malaka

Pjs Bupati Malaka dr. Messesrasi B V Ataupah (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT).

Pjs Bupati Belu Drs Zakarias Moruk M.Si (Kepala Badan Keuangan NTT).

Pjs Bupati Manggarai Dr Drs Zeth Sony Libing M.Si (Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT).

Sementara Pjs Bupati Ngada Linus Lusi S.Pd M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT).

Cek Nama Dapat BLT Subsidi Gaji Peserta BPJS Ketenagakerjaan Login Sso.bpjsketenagakerjaan.go.id

Jurubicara KPU Ngada, Aloysius Raubata menyampaikan proficiat dan selamat kepada Pjs Bupati Ngada Linus Lusi.

Aloysius mengatakan kehadiran Pjs Bupati Ngada sangat strategis untuk memfasilitasi pelaksanaan Pilkada Ngada 9 Desember 2020.

Aloysius menerangkan bahwa seorang Pjs memang sangat dibutuhkan dan menjadi penengah yang sangat menjaga netralitas dalam proses dan tahapan Pilkada menuju 9 Desember 2020 mendatang.

"Hadirnya PJS dilingkungan Pemda Ngada merupakan stakeholder penting yang memfasilitasi Suksesnya penyelenggaraan Pemilihan Bupati/wakil Bupati Ngada 2020. Sehingga dapat menghasilkan pemimpin kabupaten Ngada yang demokratis untuk 5 tahun kedepan," ujar Aloysius kepada POS-KUPANG.COM di Bajawa Sabtu (26/9/2020).

Ia berharap agar pelaksanaan Pilkada serentak berjalan aman dan lancar. Semua elemen masyarakat wajib menerapkan protokol kesehatan.

"Yang paling penting adalah wajib menerapkan protokol kesehatan. Itu tidak boleh tawar-menawar. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan yang berlebihan," tegasnya.

Tegur Baik-baik

Sementara Wakapolres Ngada, Kompol Erick Say Nono saat memberikan materi pada Rakor pengawasan oleh Bawaslu Ngada meminta agar Paslon harus mematuhi semua aturan yang berlaku terkait Pilkada.

Kompol Erick menyatakan bahwa bagi pengawas Pemilu dilapangan wajib melaksanakan koordinasi dengan atasan.

Jika ditemukan potensi untuk kerumunan massa saat kampanye atau rapat tertutup silakan ditegur dengan baik-baik.

"Pertama kita tegur baik-baik. Kita gunakan pendekatan persuasif. Pengawas Pemilu tidak boleh ragu mengambil keputusan, jika ragu silakan telepon atasan kalian, telepon Bawaslu," ujarnya.

Ia mengharapkan agar semua menaati ketentuan yang berlaku. Protokol kesehatan harus diterapkan dan wajib mengikuti protokol mencegah penyebaran Covid-19. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan).

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved