Breaking News:

Salam Pos Kupang

Corona 'Meledak' Lagi

Penyebaran virus corona semakin masif. Ibu kota negara, Jakarta, yang sebelumnya kasus corona mulai melandai, kini 'merajalela' lagi

Corona 'Meledak' Lagi
Dok
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - TAK Terbantahkan. Kondisi terkini penyebaran virus corona semakin masif. Ibu kota negara, Jakarta, yang sebelumnya kasus corona mulai melandai, kini 'merajalela' lagi. Tercatat hingga 14 September 2020, jumlah kasus di Indonesia menembus angka 218.383. Dari angka ini, Jakarta menyuplai kasus tertinggi.

Merujuk pada kondisi ini, Gubernur DKI, Anies Baswedan, mengambil langkah tegas untuk melandaikan kembali, bahkan menghilangkan kasus pandemi baru dunia ini. Anies memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan cara yang ketat.

Sikap orang nomor satu Jakarta ini mengundang pro dan kontra karena akan berdampak besar terhadap perekonomian nasional. Pasalnya, Jakarta memiliki porsi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Secara rerata, Jakarta menyumbang 17,7 -18 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Travel Agent di NTT dan Momen Pandemi Covid-19

Meski demikian, Anies tidak memedulikan angka ini. Tetap memutuskan untuk menarik tuas rem darurat hingga 27 September mendatang.

Anies pun masih memperbolehkan berbagai kegiatan dilaksanakan secara langsung, namun terdapat batasan-batasan yang harus ditaati. Sontak publik pun menyalahkan pemerintah. Pasalnya, ekspresi pribadi dan publik dicabut. Pesta, perayaan, dan acara hiburan lainnya sontak ditiadakan.

Tak ada cara lain untuk melandaikan kembali kasus corona, selain menerapkan PSBB. Pasalnya, persentase kematian di Jakarta yang lebih tinggi ketimbang angka kesembuhan. Tentu situasi ini membuat publik pantas untuk waspada.

Warga Laenmanen Dapat Masker Gratis dari Tim Gabungan

Tak hanya di Jakarta, kasus corona juga 'meledak' di daerah- daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Minggu (13/9/2020), jumlah positif Covid-19 di NTT mencapai 237 kasus.

Lima orang di antaranya meninggal dunia. Dari 237 kasus positif Covid-19, sebanyak 173 pasien dinyatakan sembuh, 59 lainnya menjalani isolasi mandiri dan perawatan medis di sejumlah rumah sakit.

Kondisi terkini yang ramai diperbincangkan adalah Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung, terkonfirmasi positif corona (Covid-19).

Dampaknya, Markas Polres Kupang disterilkan sementara agar penyebaran kasus ini tidak meluas. Sorotannya bukan kepada siapa yang terkonfirmasi positif, tetapi pada persoalan mengapa corona terus 'meledak' memangsai manusia. Adakah yang salah? Tentu. Masyarakat kerap melanggar, tidak mematuhi protokol kesehatan ketika beraktivitas.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved