Kampung Adat Namata Sabu Raijua Puncaki Voting Sementara API 2020 Kategori Kampung Adat Terpopuler
Kampung Adat Namata NTT Puncaki Voting Sementara Nominasi API 2020 Kategori Kampung Adat Terpopuler
Penulis: Maria Enotoda | Editor: maria anitoda
6. Wowadu Kelaga Rue.
Batu ini merupakan batu yang berberfungsi untuk melakukan ritual dengan tujuan untuk kesehatan, pembersihan dan penyucian diri dari hal-hal yang tabuh dan yang melakukan ritual di atas batu ini adalah seorang Mone Ama yang memangku jabatan sebagai RUE dari Udu (suku) Nahupu. Jabatan sebagai Rue sama halnya dengan Menteri Kesehatan serta berfungsi untuk memanjatkan doa menolak bala atau mala peteka bagi tanah leluhur baik manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan.
7. Wowadu Latia.
Batu ini merupakan batu keramat yang tidak boleh di sentuh oleh siapapun kecuali oleh Mone Ama yang memegang jabatan sebagai Latia dari Udu Namata. Kata Latia dalam Bahasa Indonesia sama hal nya dengan petir, sehingga diatas batu inilah dilakukan ritual dengan memanjatkan doa-doa agar tidak terjadi kecelakaan terhadap manusia, hewan maupun tumbuhan yang diakibatkan oleh disambar petir .
8. Wowadu Meja.
Batu ini merupakan batu berbentuk plat besar yang digunakan sebagai tempat untuk memotong daging untuk sesajian oleh para Mone Ama yang melaksanakan ritual di batu-batu yang ada di Namata.
9. Wowadu Weka Ngaru.
Batu ini merupakan batu yang berbentuk bulat dengan fungsi untuk melakukan ritual bagi orang yang ingin mendapatkan jodoh.
10. Wowadu Hubi Jaru.
Batu ini merupakan batu yang berfungsi untuk melakukan ritual agar menjauhkan dari kesusahan hidup sehingga batu ini dipercaya sebagai batu yang akan membawakan keberuntungan bagi siapapun.
11. Wowadu Wopio.
Batu ini berbentuk bulast besar dengan fungsi yang sama seperti Wowadu Hubi Djaru yaitu untuk melakukan ritual agar menjauhkan dari kesusahan hidup sehingga batu ini dipercayai sebagai batu yang akan membawakan keberuntungan bagi siapapun.
12. Wowadu Patti maratu Kaho
13. Wowadu Piga Hina
14. Wowadu Wabba Dere Namata
Batu ini merupakan batu yang digunakan oleh Udu Namata untuk pemukulan gong jika ada ritual yang harus di iringi dengan gong misalnya Ledo.
15. Wowadu wabba dere Nahoro.
Batu ini merupakan batu yang digunakan oleh Udu Nahoro untuk pemukulan gong jika ada ritual yang harus di iringi dengan gong misalnya ledo.
16. Wowadu wabba dere Nataga.
Batu ini merupakan batu yang digunakan oleh Udu Nataga untuk pemukulan gong jika ada ritual yang harus di iringi dengan gong misalnya ledo.
17. Wowadu Ketoe Kedue Hole.
Batu ini merupakan batu yang digunakan untuk menggantungkan kedue atau ketupat ketika ada ritual adat Hole. Ritual Hole merupakan ritual syukuran akhir tahun pada kelender adat orang Sabu Saijua
18. Wowadu Liru Bala.
Liru Bala dalam bahasa Indonesia berarti langit. Sehingga batu ini disebut batu langit.
19. Wowadu Dahi Balla
Kata Dahi dalam bahasa Indonesia sama halnya dengan laut. Sehingga batu ini disebut juga batu lautan. Diatas batu ini akan dilakukan ritual yang disertai dengan doa-doa oleh Deo Rai agar laut selalu bersahaja dan memberikan keberuntungan dan kesejateraan bagi para nelayan.