Breaking News

Linus Hindari Resiko Sekolah Tatap Muka

Pemerintah memberlakukan pembelajaran tatap muka di sekolah, khusus bagi wilayah yang berada di zona kuning dan zona hijau Corona ( Covid-19)

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ONCY REBON
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Linus Lusi Making, S.Pd., M.Pd, dalam Ngobrol Asyik di ruang redaksi Harian Pagi Pos Kupang, Kamis, 13/08/2020 

Linus menegaskan, persoalan mutu pendidikan di NTT adalah persoalan klasik. Tetapi Kementerian Pendidikan dan Pemerintah Provinsi NTT telah menggelontorkan berbagai dana untuk konsolidasi bisa berjalan.

"Perhatian pemerintah provinsi NTT melalui pembayaran upah guru honorer, dan guru komite juga akan lebih baik," tandasnya.

Simulasi

Kepala SMA Negeri 1 Malaka Barat Antonius Atok Tahuk mengatakan, pihaknya sudah menggelar simulasi siswa dan guru sebelum pemberlakukan belajar tatap muka di sekolah.

"Kemarin kita terapkan bagi siswa kelas X dan hari ini bagi siswa kelas XI. Besok Rabu bagi siswa kelas XII karena sistim pembelajaran yang kita terapkan yakni pembelajaran silang secara bergantian setiap hari," ujar Antonius saat ditemui di Besikama Kabupaten Malaka.

Menurutnya, KBM tatap muka bagi siswa kelas 1 setiap hari Senin dan Kamis, Siswa Kelas 2 pada Hari Selasa -Jumat dan Siswa kelas III pada Hari Rabu dan Sabtu.

"Bagi siswa yang tidak masuk sekolah untuk tatap muka mendapatkan kesempatan untuk belajar dari rumah dengan mempelajari materi dan tugas terstruktur yang sudah disiapkan guru bidang studi sesuai jadwal yang ditetapkan," tambah Antonius.

Sementara di SMA Negeri 1 Waingapu, Kabupaten Sumba Timur menerapkan sistem belajar mengajar secara silang dengan memperhatikan protokol kesehatan.
"Sistem ini yakni tidak semua kelas atau rombongan belajar masuk sekolah secara bersamaan di satu hari," kata Kepala SMA Negeri 1 Waingapu, Putu Gede, Rabu (12/8).

Sekolah swasta juga menerapkan belajar tatap muka. SMK Tiara Nusa Borong, Kabupaten Manggarai Timur menggelar KBM tatap muka namun tetap mengikuti protokol kesehatan.

Kepala SMK Tiara Nusa Borong Afria Mes menjelaskan, pihaknya melakukan KBM dari rumah sejak April 2020. Namun kini di era adaptasi kebiasaan baru dilakukan KBM dengan tatap muka langsung sejak 13 Juli.

"Jadi kita sangat ketat untuk mengatur protokol kesehatan ini. Kita juga bentuk panitia khusus untuk mengawasi dan mengatur protokol kesehatan untuk cegah virus Corona ini, kita tidak boleh lenga karena meskipun Manggarai Timur zona hijau Covid-19, tapi kita harus tetap waspada," jelas Afria. (hh/cr5/yon/yel/rob)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved