Linus Hindari Resiko Sekolah Tatap Muka

Pemerintah memberlakukan pembelajaran tatap muka di sekolah, khusus bagi wilayah yang berada di zona kuning dan zona hijau Corona ( Covid-19)

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ONCY REBON
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Linus Lusi Making, S.Pd., M.Pd, dalam Ngobrol Asyik di ruang redaksi Harian Pagi Pos Kupang, Kamis, 13/08/2020 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Pemerintah memberlakukan pembelajaran tatap muka di sekolah, khusus bagi wilayah yang berada di zona kuning dan zona hijau Corona ( Covid-19), termasuk daerah yang memiliki keterbatasan akses digital.

Di Nusa Tenggara Timur, ada delapan kabupaten/kota yang direkomendasi untuk sekolah tatap muka, yaitu Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara ( TTU) dan Flores Timur. Berikutnya, Kabupaten Lembata, Sumba Timur, Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Barat Daya.

Pembukaan sekolah tatap muka telah disepakati bersama oleh tiga kementerian di bawah Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, yakni Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Agama. Sekolah tatap muka akan kembali ditutup bila terjadi perubahan kondisi terhadap risiko penularan Covid-19.

Komite Hingga Juri Lomba Literasi Sampaikan Apresiasi kepada SMAN 1 Mauponggo

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Linus Lusi mengatakan, pemberlakuan edaran tiga menteri yang dikeluarkan sebagai sebuah awasan bagi aktivitas pendidikan di Indonesia, termasuk di NTT. Namun demikian, setiap kabupaten/kota dan Provinsi NTT mengambil langkah-langkah dan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi.

"Bagi kita di Nusa Tenggara Timur, aspek kesehatan serta keselamatan di satu sisi dan kepentingan di sektor pendidikan harus kita ramu dengan baik dan benar," ujar Linus Lusi saat ditemui di Kupang, Rabu (12/8/2020).

Menurut Linus, pihaknya akan melaksanakan koordinasi dengan satgas Covid-19 tingkat Provinsi NTT. Hasil koordinasi akan diinformasikan secara regulatif ke sekolah sebagai pedoman.

Perkuat Literasi, SMAN 1 Mauponggo Gelar Lomba Literasi Virtual

Linus mengatakan, secara regulasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan edaran terkait mulainya sekolah tatap muka untuk wilayah zona kuning dan hijau. Pemerintah Provinsi NTT akan memperkuat dengan petunjuk pelaksanaan (juklak).

"Antara pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota kita harus perkuat dengan edaran untuk dipedomani bersama. Hal ini akan dikoordinasikan dengan kabupaten kota untuk diterbitkan," tandas Linus.

Ia mengatakan, dari sisi substansi pendidikan, pembelajaran dapat dilakukan dimana saja. Demikian juga orangtua sebagai pedagogi dewasa, bisa menjalankan fungsi-fungsi sebagai fasilitator pembelajaran.

Menurutnya, ada dua desakan yang berbeda dari berbagai elemen masyarakat antara mau menyajikan (pembelajaran tatap muka) dan membatasi. Tetapi pada prinsipnya bahwa, kreasi masyarakat terhadap layanan pendidikan dengan pembatasan-pembatasan tertentu, akan didukung secara penuh oleh Dinas Pendidikan.

"Karena itu melalui kajian unsur-unsur kesehatan yang sangat bagus sekali. Tetapi kita juga akan melibatkan pakar kesehatan dalam rapat besok sehingga, memberikan sebuah asistensi khusus pada sebuah putusan yang penuh beresiko," kata Linus dalam acara Baomong Asyik Pos Kupang bertajuk Pendidikan Di Tengah Pandemi Covid-19 Antara Kesehatan dan Mutu di Ruang Redaksi Pos Kupang, Kamis (13/8/2020).

Kegiatan yang diselenggarakan Pos Kupang ini dipandu redaktur Pos Kupang Apolonia Matilde Dhiu.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi NTT memiliki standar norma yang harus dilalui dalam pengendalian pendidikan di satu sisi dan hasrat dari orangtua di satu sisi yang harus dikolaborasikan untuk kesehatan bersama.

Linus menargetkan semua siswa harus naik kelas melalui sebuah proses yang ketat. Para guru harus menggerakan berbagai potensi menuntun siswa. "Kalau belum naik (kelas) berarti kami harus buat apa dengan kawan-kawan saya di PAUD, SD, SMP dan di SMA," katanya.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved