Opini Pos Kupang

"Centrum et Totum" Menyongsong Pilkada Mabar 2020

Slogan sering dipakai sebagai media bahasa untuk memberikan motivasi, pedoman dan arah sebuah perjuangan, usaha bisnis

Editor: Kanis Jehola
Dok
Logo Pos Kupang

Selain sebagai ibu kota wilayah pemerintahan kabupaten paling ujung pulau Flores bagian barat, Labuan Bajo harus menjadi fokus dan perhatian serius pemda. Prospeknya sudah masuk skala prioritas pusat (nasional).

Oleh karena itu, sinergi kerja pembangunan secara koordinatif antara pusat dan daerah (provinsi dan kabupaten) mesti solid. Gubernur VBL dan wagub YNS tidak ingin rencana besar pusat di bidang pariwisata ini mandeg dan berantakan di bumi NTT. Slogan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat " NTT bangkit NTT sejahtera" mengisyaratkan secara tajam Labuan Bajo sebagai bagian dari NTT harus bangkit.

Sulit dan hampir mustahil pencapaian Labuan Bajo pada fase kekinian andaikan tak terbaca oleh pusat. Bayangkan, mobil pertama kali masuk Labuan Bajo melalui jalur Trans Flores yang di ruas Manggarai Barat masih compang-camping baru terjadi sekitar akhir tahun 60-an.Hampir setengah abad lalu.

Secara gamblang, porsi view laut (marine) Labuan Bajo antara 70-80 %, sisanya view daratan. Jika porsi wisata alam dengan spesifikasi lautnya tenang, teduh, berselimutkan pulau-pulau cantik lebih besar maka festival kelautan semakin dibutuhkan dan dipopulerkan.

Apa bentuknya, para kosnseptor, sponsor dilibatkan, sebut saja Labuan Bajo MarineFestival (LBMF). Menjadikan Labuan Bajo sebuah kota dengan kesejukan pepohonan di ruas-ruas jalan protokol, bersih dan tertata, titik-titik flora lokal tak luput dari aspek lingkungan yang selalu didorong oleh para ahli tata kota.

Kawasan lembah Walang ( Lengkong Walang) sekitar 10-15 km dari kota Labuan Bajo, sebuah area yang bukan main luasnya hingga ke bibir pantai arah selatan kota Labuan Bajo dapat disulap jadi sirkuitroad bike festival/raceberbasis lingkungan. Ini terobosan untuk menciptakan sport event tourism yang prospeknya amat terbuka bagi turis penggemar bersepeda jalan raya. Rute Labuan Bajo-Merombok-Nggorang-Dalong-Sokrutung-Kenari-Warloka-Persawahan Weor-Nanga Nae-Gorontalo-Pede-Labuan Bajo dapat diproyeksikan untuk atraksi tersebut.

Dalam tempo dua tahun, rancangan ini bisa terealisir dengan dasar pemikiran sebagian ruas jalan Trans Flores (Labuan Bajo-Nggrang-Dalong) sudah memenuhi standard internasional, tinggal sisanya.

Totum dengan formasi "164-5-12"

Seperti dijelaskan sebelumya, totum adalah wilayah Kabupaten Manggarai Barat secara keseluruhan. Terdiri dari 12 Kecamatan, 5 Kelurahan, dan 164 Desa. (https://manggaraibarncangkan atkab.go.id/pemerintahan/opd/kecamatan-kelurahan-desa). Pemetaan potensi SDA dan SDM dari tiap kecamatan sangat penting dilakukan guna merancang pembangunan menyeluruh. Infrastruktur (jalan raya, listrik, air bersih), bidang kesehatan, perekonomian, pendidikan, literasi, dsbnya menjadi titik tolak pembenahan pembangunan seantero Mabar.

Dengan luas wilayah sedemikian itu, kecerdasan seorang kepala daerah sangat diperlukan untuk mengeksekusi pembangunan yang berimbang dan selaras dengan visi misi (slogan) yang dicanangkan.

Konsep centrum et totumyang identik dengan " Membangun Desa Menata Kota" bakal menggiring MISI pada formasi "164-5-12" (desa, kelurahan, kecamatan). Upaya peningkatan pembangunan desa perlu dipertajam dengan catatan Dana Desa yang digelontorkan pusat tidak mubazir dan tidak dikorupsi. Maria Geomg sebagai wabup tentu sangat paham dan kuasai medan dan kondisi desa di Mabar. Jadi, bukan baru mulai belajar tentang desa. Selamat bertarung! *

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved