Fakta Baru Kasus Editor Metro TV, Polisi Temukan Sidik Jari, Anjing Pelacak Berhenti di Warung Amir
Selain memeriksa saksi, polisi juga mengumpulkan bukti-bukti penguat, seperti barang-barang yang berada di TKP hingga tayangan CCTV di sekitar TKP.
Fakta Baru Kasus Editor Metro TV, Polisi Temukan Sidik Jari, Anjing Pelacak Berhenti di Warung Amir
POS-KUPANG.COM - Kasus pembunuhan Editor Metro TV Yodi Prabowo, perlahan-lahan mulai terkuak. Polisi juga menemukan fakta-fakta baru dalam menyelidiki kasus tersebut.
Kasus baru tersebut mulai teridentifikasi dari pisau yang ditemukan di TKP hingga peran anjing pelacak yang berputar-putar di sebuah warung makan, dekat Danau Cavalio.
Saat ini, polisi telah menemukan sidik jari yang dapat menjadi petunjuk siapa oknum yang melakukan tindak pembunuhan tersebut.
Sebelumnya, anjing K9 mengendus senjata tajam yang diduga digunakan menghabisi nyawa Yodi Prabowo.
Kini, Polda Metro Jaya merilis penemuan sidik jari pada senjata tajam yang mungkin digunakan pelaku membunuh Editor Metro TV, tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan perkembangan terbaru dari kasus kematian Editor Metro TV, Yodi Prabowo.
• Wajib Pajak di Malaka Belum Manfaatkan Peluang Pembebasan Sanksi PKB
• SMP Negeri 3 Soe Mulai KBM di Era New Normal, SMP Negeri 1 Soe Belum
• Kejari Belu dan BRI Atambua Teken MoU Bidang Perdata dan Tata Usaha
Dilansir dari tayangan YouTube KompasTV, Sabtu (18/7/2020), Yusri Yunus mengatakan sudah ada titik terang terkait misteri kematian Yodi Prabowo.
Yakni melalui sidik jari di pisau yang berada di lokasi kejadian. Pisau itu kemungkinan digunakan untuk membunuh Yogi.
Dikatakannya bahwa dalam mendalami kasus tersebut, tim penyidik sejauh ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap 29 saksi.
Selain memeriksa saksi, polisi juga mengumpulkan bukti-bukti penguat, seperti barang-barang yang berada di TKP hingga tayangan CCTV di sekitar lokasi kejadian atau TKP (tempat kejadian perkara).
Termasuk satu di antaranya benda yang ditemukan di TKP dan bisa menjadi kunci, adalah pisau yang kemungkinan digunakan untuk menghabisi Yogi Prabowo.
Dikatakannya, pisau tersebut sudah diserahkan ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk dilakukan pemeriksaan atas sidik jari yang menempel di pisau tersebut.
Dikatakannya sudah ada titik terang mengenai pemeriksaan sidik jari yang dilakukan di Labfor.
Sebelumnya, diberitakan, seorang laki-laki ditemukan tewas di pinggir ruas Tol Pesanggrahan arah Pondok Pinang, Pesanggrahan, Jakarta, ternyata video Editor Metro TV, Jumat (10/7/2020).