Fakta Baru Kasus Editor Metro TV, Polisi Temukan Sidik Jari, Anjing Pelacak Berhenti di Warung Amir

Selain memeriksa saksi, polisi juga mengumpulkan bukti-bukti penguat, seperti barang-barang yang berada di TKP hingga tayangan CCTV di sekitar TKP.

Editor: Frans Krowin
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Polisi identifikasi jenazah editor Metro TV, Yodi Prabowo 

Diketahui awalnya anjing K9 mengendus pisau barang bukti yang disodorkan petugas polisi saat berada di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya jasad Yodi.

Dari tepi Jalan Ulujami, anjing K9 masuk ke Jalan Batako yang tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah korban.

Anjing K9 kemudian masuk ke jalan dengan kontur menurun dan menelusuri perkampungan di RT 9.

Area tersebut kemudian berujung ke tepi Danau Cavalio, tempat warung milik Amir.

Jarak dari TKP ke tepi Danau Cavalio sekitar 500 meter.

Saat itu dilakukan dua kali percobaan anjing K9 mengendus pisau barang bukti.

Pada dua kesempatan tersebut, anjing K9 berhenti dua kali di warung milik Amir.

Berdasarkan fakta tersebut, warung milik Amir diduga menjadi asal-usul pisau yang digunakan untuk membunuh Yodi Prabowo. (*)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Ada Titik Terang Pembunuhan Jurnalis Metro TV Yodi Prabowo, Polisi Temukan Sidik Jari, 2 Fakta Baru, https://bangka.tribunnews.com/2020/07/20/ada-titik-terang-pem bunuhan-jurnalis-metro-tv-yodi-prabowo-polisi-temukan-sidik-j ari-2-fakta-baru?page=all

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved