Mahfud MD Bilang Negara Ini Malu Jika Djoko Tjandra Tak Bisa Diringkus, Jadi Pasti Segera Ditangkap!
Ia mengatakan akan sangat keterlaluan jika negara tidak mampu menangkap Djoko yang diketahui mengajukan peninjauan kembali kasus hukumnya ke PN Jaksel
Mahfud MD Bilang Negara Ini Malu Jika Djoko Tandra Tak Bisa Diringkus, Jadi Pasti Segera Ditangkap!
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Menko Polhukam, Mahfud MD optimis buronan kelas kakap Djoko Tjandra pasti segera ditangkap.
Ia memastikan negara ini berkomitmen untuk sesegera mungkin menangkap buronan kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra itu.
Mahfud bahkan menyebutkan bahwa negara akan malu jika tak mampu menangkap Djoko Tjandra
“karena bagaimana pun malu kalau negara ini dipermainkan oleh Djoko Tjandra,”ujar Mahfud
Hal itu diutarakan Mahfud usai bertemu dengan Polri, Kejaksaan Agung, Kantor Staf Kepresidenan, Kemendagri dan Kemenkumham pada Rabu malam.
Mahfud menjelaskan Kemendagri dan Kemenkumham bakal membantu penegak hukum menelisik dokumen kependudukan dan keimigrasian Djoko.
• Sosiolog UGM, Sunyoto Usman Soal Buronan Djoko Tjandra: Ini Konspirasi Pengusaha dan Penegak Hukum
• Buronan Djoko Tjandra Jerat 3 Jenderal, Prasetijo Utomo, Napoleon Bonaparte dan Nugroho Wiwoho
• Editor Metro TV Yodi Prabowo Diduga Dibunuh Di Tempat Lain Dan Pelakunya Lebih Dari Satu Orang!
Sementara Kantor Staf Kepresidenan siap mengawal instrumen administrasi Pemerintahan.
Ia mengatakan akan sangat keterlaluan jika negara tidak mampu menangkap Djoko yang diketahui mengajukan peninjauan kembali kasus hukumnya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sebelumnya, Mahfud sempat meminta Polri dan Kejaksaan Agung langsung memboyong Djoko Tjandra ke dalam penjara saat akan menghadiri sidang peninjauan kembali.
Tak Boleh Berhenti
Pada bagian lain, dia mengatakan, pengungkapan tentang keberadaan buron korupsi Djoko Tjandra tak boleh berhenti setelah Kepala Biro (Karo) Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo dicopot dari jabatannya.
Mahfud menyebutkan, meski Brigjen Pol Prasetijo Utomo yang mengeluarkan surat untuk Djoko Tjandra, tetapi patut diduga ada pihak lain yang turut terlibat di dalamnya.
Hal itu disampaikan Mahfud MD dalam sesi wawancara bertajuk 'Djoko Tjandra dan Mafia Hukum Kita' bersama media Tempo, Sabtu (18/7/2020).
"Jangan hanya menindak Brigjen Pol Prasetijo Utomo yang mengeluarkan surat jalan. Itu pasti banyak kaitannya, enggak mungkin dia sendiri. Tidak mungkin," kata Mahfud MD.