Aksi ETIKA, Hakka NTT, Perhimpunan INTI, dan BPR Christa Jaya Salurkan Bantuan Vitamin dan APD
pentingnya hal itu di tengah situasi pandemi ini, maka gabungan beberapa komunitas tergerak untuk menyumbangkan vitamin dan APD
Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Rosalina Woso
Aksi ETIKA, Hakka NTT, Perhimpunan INTI, dan BPR Christa Jaya Kembali Salurkan Bantuan Vitamin dan APD
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Memasuki masa tatanan normal baru atau yang lebih dikenal dengan istilah adaptasi kebiasaan baru, salah satu hal yang menjadi perhatian penting ialah imunitas atau daya tahan tubuh.
Mengingat pentingnya hal itu di tengah situasi pandemi ini, maka gabungan beberapa komunitas tergerak untuk menyumbangkan vitamin, susu, dan beberapa alat pelindung diri (APD) di puskesmas dan gugus tugas, Rabu (8/7/2020).
Gabungan komunitas tersebut yakni Aksi Etnis Tionghoa Kupang (ETIKA), Hakka Indonesia Cabang NTT, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), dan BPR Christa Jaya.
"Ini dukungan kami bagi orang kesehatan. Meski sedikit, kami ingin mereka tetap semangat. Di luar boleh bebas, tapi ikut protokol kesehatan. Orang kesehatan itu garda terdepan, jadi stamina harus fit," kata dokter Hendrick Jodjana selaku Ketua Aksi ETIKA yang memfasilitasi kegiatan tersebut.
Bantuan yang diberikan oleh beberapa komunitas ini ke Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT antara lain baju hazmat 200 buah, masker medis 500 dos, face shield 100 buah, dan vitamin C.
Sedangkan, bantuan yang tersebar untuk Puskesmas Oesapa, Puskesmas Penfui, Puskesmas Oepoi, Puskesmas Oebobo, dan Puskesmas Bakunase masing-masing vitamin C 20-30 dos, masker medis 200 buah, baju hamzat 10 buah, face shield 10 buah, kacamatan googles 5 buah, susu 1 karton, dan sarung tangan 100 pasang.
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT drg. Domi Minggu Mere yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT mengungkapkan apresiasi atas niat baik komunitas tersebut.
Seluruh bantuan tersebut akan diinventarisasi oleh gugus tugas dan akan dibagikan sesuai permintaan berbagai pihak.
Guna menghindari tumpang-tindih bantuan, maka ia meminta berbagai komunitas/paguyuban/pribadi yang telah memberikan bantuan ke berbagai pihak untuk memberikan surat tembusan ke gugus tugas agar diketahui.
"Kami juga berharap masyarakat tetap memerhatikan protokol kesehatan. Seluruh upaya dan strategi harus dibangun bersama agar penyebaran virus tidak boleh meningkat," imbaunya.
Ia menambahkan, hingga kini pasien yang tengah dirawat berjumlah 28 orang dari 121 orang yang selama ini dirawat dengan penanganan Covid-19. Oleh karena itu, ia berharap semua pihak sama-sama menjaga kondisi tersebut
. Antisipasi terhadap pekerja migran yang datang juga harus diperhatikan, dimulai dari penerapan aturan dan protokol, hingga rapid dan swab tes bagi pekerja migran yang kembali ke NTT.
• Pemprov NTT Gandeng Undana Kaji Aspirasi Masyarakat Semau
• Dump Truck Bermuatan Kerikil Terperosok di Tanjakan Malalado Nagekeo
• Kios di Jalan I.J Kasimo Atambua-Belu Terbakar
Sementara itu, Kepala Puskesmas Bakunase drg. Dian Sukmawati mengaku berterima kasih atas segala bantuan yang diberikan oleh komunitas tersebut. Menurutnya, semua akan sangat bermanfaat bagi tenaga kesehatan di wilayah kerjanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)