Breaking News:

Dump Truck Bermuatan Kerikil Terperosok di Tanjakan Malalado Nagekeo

Kuat dugaan mobil tersebut tidak mampu menaiki tanjakan Malalado akibatnya mobil terperosok ke belakang dan terbuang ke luar badan jalan.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Sebuah mobil terperosok di tanjakan Malalado Kelurahan Dhawe Kecamatan Aesesa Mbay Kabupaten Nagekeo, Rabu (8/7/2020). 

Dump Truck Bermuatan Kerikil Terperosok di Tanjakan Malalado Nagekeo

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Sebuah mobil jenis dump truck berwarna merah bermuat kerikil terperosok di tanjakan Malalado Kelurahan Dhawe Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Rabu (8/7/2020) sekitar pukul 12.15 Wita.

Dump truck dengan nomor polisi DK 9326 UN tersebut mengakut sekitar empat kubik kerikil datang dari Naru Bajawa Kabupaten Ngada.

Kuat dugaan mobil tersebut tidak mampu menaiki tanjakan Malalado akibatnya mobil terperosok ke belakang dan terbuang ke luar badan jalan.

Pemilik mobil, Rohman mengatakan dalam mobil dirinya bersama sang sopir dari Naru Ngada.

Dalam perjalanan dari Naru hingga Rendu Kecamatan Aesesa Selatan mobil tidak ada tanda-tanda tidak mampu menaiki mendaki.

Tiba di dekat tanjakan tajam Malalado, mobil tersebut sudah tidak mampu menaiki tanjakan tajam, akibatnya mobil terperosok ke belakang.

"Kami muat empat kubik kerikil dari Naru. Sampai tanjakan tidak bisa naik ke atas," ujar Rohman kepada POS-KUPANG.COM di tanjakan Malalado.

Ia mengaku bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas tersebut. Kerikil dalam mobil juga tidak tumpah.

Ia menyatakan peristiwa tersebut tak pernah diduga sebelumnya dan tidak pernah menduga mobil tersebut tidak bisa menaiki tanjakan Malalado.

"Saya dengan sopir saja didalam mobil," ujarnya.

Kios di Jalan I.J Kasimo Atambua-Belu Terbakar

Alo Mengaku Sedih Atas Peristiwa yang Menimpa Mereka

Bupati Kodi Mete Buka Lokasi Wisata untuk Umum Dengan Pemberlakuan Protokol Kesehatan Ketat

Ia mengatakan sudah menghubungi keluarga untuk datang membantu menarik mobil tersebut, namun pasir sebagian harus dikeluarkan terlebih dahulu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan).

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved