Sabtu, 11 April 2026

Video-Kasus Covid-19 dan Status Zona Merah, Warga Sumba Barat Jangan Panik

Empat pasien Covid-19 di Sumba Barat telah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat sejak, Minggu 28 Juni 2020.

Penulis: Petrus Piter | Editor: John Taena

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK—Empat pasien Covid-19 di Sumba Barat telah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat sejak, Minggu 28 Juni 2020.

Tujuannya agar para pasien mendapat pelayanan kesehatan yang baik, juga meminimalisir penyebaran dan penularan Corona di daerah itu.

Segenap warga Kabupaten Sumba Barat dihimbau jangan panic dengan status zona merah yang telah ditetapkan sejak terungkapnya empat kasus pasien Covid-19 tersebut.

Hal ini diungkapkan Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole, saat menggelar jumpa pers pada Senin 29 Juni 2020.

Menurut Bupati Niga dalam jumpa pers tersebut, para pasien Covid-19 saat telah menjalani perawatan tenaga kesehatan di RSUD Waikabuk.

Pihak pemerintah telah mempersiapkan diri untuk menghadapi kasus demikian, dan sama sekali tidak mengganggu aktivitas pelayanan rumah sakit  umum bagi warga Sumba Barat.

Da meminta pasien yang sedang dan akan menjalani perawatan di RSUD Waikabubak, maupun warga yang bermukim di sekitar RSUD serta masyarakat Sumba Barat umumnya tidak boleh panik.

Video-Keluarga Berencana Bukan Hanya Soal Dua Anak, Pendidikan dan Ekonomi Harus Direncanakan

Video-Pulang Dari Malaysia Empat Orang Positif Covid-19, Bupati Tetapkan Sumba Barat Zona Merah

VIDEO Kejengkelan Presiden Jokowi terhadap Kinerja Kabinet Indonesia Maju

“Jangan merasa takut berkunjung akibat adanya empat  pasien virus Corona yang sedang dirawat di rumah  RSUD Waikabubak,” pintanya.

Lebih lanjut dikatakannya, “Pemerintah telah mempersiapkan ruangan khusus untuk pasien virus corona sehingga tidak mengganggu pelayanan RSUD terhadap masyarakat Sumba Barat umumnya.”

Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole saat memberikan keterangan pers didampingi juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Coronadrg. Bonar B.Sinaga.

Pelaksana tugas Sekda Sumba Barat,  Yermia Ndapa Doda, S.Sos,  Kepala badan penanggulangan bencana daerah, Yanis Lubalu.

Kepala Dinas PMD, Jefry Dapamerang, Kepala Bagian Humas Setda Sumba Barat,Ridho Samani , Direktur RSUD Waikabubak, dokter Ando Saragi dan sejumlah pejabat lainya menggelar jumpa pers di RSUD Waikabubak, Senin 29 Juni 2020.

Menurutnya, dengan kejadian ini diharapkan masyarakat Sumba Barat lebih waspada dan selalu menjalankan protokol.

kesehatan yakni selalu mencuci tangan memakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak. Hanya demgan cara demikian dapat membentengi diri dari ancaman penularan virus corona.

Ia menambahkan  empat pasien positip corona tersebut terdiri satu keluarga terdiri ayah, ibu dan anak asal DesaTebara, Kecamatan Kota Waikabubak, Sumba Barat yang merupakan pekerja  migran Indonesia yang baru tiba di Sumba Barat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved