Minggu, 26 April 2026

Video-Keluarga Berencana Bukan Hanya Soal Dua Anak, Pendidikan dan Ekonomi Harus Direncanakan

Warga Nusa Tenggara Timur perlu memiliki perencanaan yang baik dan matang dalam membangun rumah tangga.Keluarga Berencana (KB), bukan hanya soal anak.

Editor: John Taena

POS-KUPANG.COM, KUPANG—Warga Nusa Tenggara Timur perlu memiliki perencanaan yang baik dan matang dalam membangun rumah tangga. Keluarga Berencana (KB), bukan hanya sekedar perencanaan berapa anak namun ekonomi pendidikan untuk kesejehteraan juga perlu dirancang secara baik.

Perencenaan tersebut bukan hanya soal berapa jumlah anak yang ingin dimiliki pasangan suami istri melainkan ekonomi dan pendidikan anak. Semua demi kesejahteraan dan keharmonisan rumah tangga.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua TP PKK NTT, Maria Fransiska Djogo, dalam acara perayaan Hari Keluarga Nasional (HKN),  di Kantor  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan NTT, Senin 29 Juni 2020. 

"Semuanya harus direncanakan sehingga keluarga - keluarga kita bisa menjadi satu keluarga yang sejahtera,” ujar Wakil Ketua TP PKK NTT, Maria Fransiska Djogo.

Sementara itu Wakil Ketua TP PKK Kota Kupang, Elisabeth Lies Rengka-Man menyambut positif kegiatan yang diselenggarakan oleh BKKBN Perwakilan NTT dalam merayakan HKN 2020.

"Dengan adanya peringatan Hari Keluarga Nasional, masyarakat di Kota Kupang disadarkan kembali - seperti yang disampaikan ibu Wagub - bahwa apapun dalam berkeluarga harus direncanakan, mulai dari hal kecil" ujarnya.

Video-Pulang Dari Malaysia Empat Orang Positif Covid-19, Bupati Tetapkan Sumba Barat Zona Merah

Video-Kuota Jalur Zonasi Sudah Terpenuhi, SMA Negeri I Bajawa Tutup Pendaftaran

Video-Dukung Pencegahan Virus Covid-19 di TTU, Bank NTT Kefamenanu Gagas Kolekte Digital

"Mulai keuangan, pendidikan, jumlah anak, kemudian rencana nanti mau tinggal di mana, menurut saya itu yang paling penting" lanjutnya.

Ia juga berterimakasih dan memberi apresiasi kepada para akseptor KB dan berharap jumlah yang mengikuti KB di Kota Kupang jangan sampai menurun tetapi harus meningkat.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Kupang, drg. Fransisca Johana Ikasasi menyambut baik kegiatan tersebut.

"Kami pemerintah Kota Kupang menyambut baik dalam perencanaan berkeluarga, terkait dengan pandemi covid ini jadi kita tetap saja menstabilkan bagaimana kita merencanakan keluarga dalam hal ini kita menganjurkan untuk menunda kehamilan boleh menikah tetapi jangan dulu hamil. Itu keynote yang kita sampaikan dihari keluarga nasional" jelasnya.

Sementara Kepala BKKBKN Perwakilan NTT, Marianus Mau Kuru SE, menyampaikan pesan khusus untuk para remaja.

"Pesan khusus untuk para remaja kami minta disaat sekarang ini jauhi pacaran. Jauhi sex pra nikah, jauhi pernikahan dini, jauhi napza dan narkoba supaya tidak terjangkit HIV AIDS" tandasnya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, upacara peringatan Hari Keluarga Nasional yang berlangsung di Kantor BKKBN Perwakilan NTT, Senin 29 Juni 2020, dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK NTT, Maria Fransiska Djogo.

Selain itu Wakil Ketua TP PKK Kota Kupang, Elisabeth Lies Rengka-Man, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Kupang, drg. Fransisca Johana Ikasasi dan Kepala BKKBKN Perwakilan NTT, Marianus Mau Kuru, SE.

Kegiatan dibuka dengan melakukan upacara peringatan Hari Keluarga Nasional di halaman Kantor BKKBN Perwakilan NTT kemudian dilanjutkan dengan sarapan pangan lokal bersama. (POS-KUPANG.COM, Ella Uzu Rasi).

Tonton, Like, Share, Subscribe Youtube Channel POS-KUPANG.COM

Ingat SUBSCRIBE, SHARE dan tinggalkan jejak di kolom KOMENTAR.

Update info terkini via ONLINE : https://kupang.tribunnews.com/

INSTRAGAM poskupangcom : https://www.instagram.com/poskupangco

FACEBOOK : POS-KUPANG.COM: https://bit.ly/2WhHTdQ

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved