Cerita Guru SMA Negeri I Mauponggo Sambangi Rumah Siswa Bagikan Rapor Hingga Orangtua Menangis

mendukung anaknya untuk ikut belajar daring dan memperhatikan anaknya saat belajar menggunakan Hanphone.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Guru SMA Negeri I Mauponggo saat menyerahkan rapor dirumah siswa di Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo, Sabtu (20/6/2020). 

Guru SMA Negeri I Mauponggo lainnya, Muhamad Sayful mengaku respon dan tanggapan orangtua siswa sangat luar biasa.

Sayful menuturkan bahwa sejumlah orangtua siswa sangat bangga atas kehadiran guru SMA Negeri I Mauponggo ditengah pandemi Covid-19.

Ada sesuatu pesan yang mau disampaikan bahwa guru masih sangat peduli dengan siswa-siswi pada masa-masa sulit seperti ini.

"Cukup terkesan dan respon orang tua luar biasa, karena mereka bersyukur dengan kedatangan kita mereka menyadari tentang proses kegiatan pembelajaran online," ujarnya.

Kata dia, sejumlah orang tua membeberkan kebiasaan anak mereka dirumah yang baik maupun yang buruk dan langsung membicarakan solusi agar anak lebih aktif denga kewajiban mereka dan orangtua lebih pro aktif dalam mendampingi anak serta mendukung kelengkapannya seperti pengadaan HP, Pulsa dan proses pembelajaran online.

"Kalau rambut yang digunting karena rambutnya merah langsung kami sampaikan ke orangtua walinya untuk kami buat peneguran serta ambil tindakan dengan meminta gunting di orangtua wali untuk menggunting rambut siswa dan orang tua wali mendukung hal-hal itu," ujarnya.

Ia menyatakan sebagai seorang guru tentu menginginkan agar anak murid berperilaku sopan dan tidak boleh bertindak yang tidak sesuai dengan harapan.

Guru berkeinginan agar anak-anak tetap memperhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Sampaikan Terima Kasih

Sementara satu diantara orang tua wali murid, Gabriel Dhae, menyampaikan terima kasih kepada pihak SMA Negeri I Mauponggo yang telah rela mendatangi rumah siswa-siswi membagikan rapor.

Kata Gabriel ini merupakan suatu bentuk kepedulian yang sangat luar biasa akibat pandemi Covid-19 dan menjadi pembelajaran bahwa semua bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Gabriel berjanji mendukung anaknya untuk ikut belajar daring dan memperhatikan anaknya saat belajar menggunakan Hanphone.

"Kami sangat berterima kasih kepada bapak ibu guru yamg sudah mengunjungi anak kami. Kami juga mendukung pembelajaran dalam jaringan dengan menyiapkan fasilitas pendukung untuk anak kami. Selama pandemi ini kita miskomunikasi, ketika guru mengunjungi kami hari ini, kami sangat berterima kasih," ujarnya.

Banting Tulang Cari Uang Beli Hp

Ada yang menarik yang terjadi saat siswa SMA Negeri I Mauponggo "dirumahkan" karena Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved