Isi Surat Yang Diduga Ditulis Orang Tua Yang Menelantarkan Bayi di depan Biara SSpS Santa Skolastika

Seorang bayi mungil berjenis kelamin perempuan ditelantarkan orang tuanya di depan biara/susteran SSpS Santa Skolastika

Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Bayi 

" Secara tak sengaja, Suster Kristin Maria Nahak, membuka kain jendela dan melihat kardus air minum disertai suara tangisan bayi. Saat memeriksa isi kardus, keduanya kaget karena di dalam kardus ada sesosok bayi yang menangis," paparnya.

Bayi perempuan dalam kardus, terang Iptu Hasri, mengenakan baju dan celana panjang warna kuning serta topi.
Ada pula susu SGM, sepasang baju bayi warna kuning, selembar handuk kecil warna kuning, kain seloyor, salib kecil tanpa korpus, gelang rosario terbuat dari benang dan selembar surat ditulis tangan.

Mereka ( para sr) lalu kemudian mengamankan bayi perempuan dalam biara dan memberikan susu. Karena bayi terus menangis, urai Iptu Hasri, maka bayi pun dibawa ke Puskesmas Bonipoi, Kota Kupang untuk diimunisasi dan diperiksa.

Atas kejadian tersebut, suster Modesta kemudian melaporkan penemuan bayi ini ke Polres Kupang Kota.

Pelaku tindak pidana penelantaran anak ini akan dijerat sesuai pasal 77 B UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sesuai laporan polisi nomor LP/B/633/VI/2020/SPK Polres Kupang Kota tanggal 11 Juni 2020. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, VINSEN HULER)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved