Breaking News:

Saat New Normal PT ASDP Batasi Penumpang Kapal

MANAJEMEN PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang membatasi penumpang hingga 50 persen

POS-KUPANG.COM/ ONCY REBON
General Manager ASDP Indonesia Ferry PT. Persero Cabang Kupang, Cut Prayitno (kanan) didampingi Manager Usaha ASDP Indonesia Ferry PT. Persero Cabang Kupang, Hermin Welkis, Jumad, 05/06/2020. 

POS-KUPANG.COM - MANAJEMEN PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang membatasi penumpang hingga 50 persen dari kapasitas muatan kapal feri dalam pelayaran penyeberangan antarpulau di wilayah NTT. Kebijakan ini berlaku saat new normal.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Cut Prayitno mengatakan, pihaknya juga menghentikan aktivitas pembelian tiket di pelabuhan. Layanan tiket hanya boleh dilakukan di Kantor Pos Indonesia Cabang Kupang.

"Bagi para calon penumpang yang berdomisili di sekitar wilayah Bolok, boleh melakukan pembelian tiket di Kantor Pos Bolok," kata Prayitno, Jumad (5/6/2020).

Perlancar Perdagangan Antardaerah Pemulihan Ekonomi NTT

Adapaun tujuan pembelian tiket penumpang di kantor pos agar tidak terjadi antrean dan penumpang tidak berdesak-desakan.

Menurutnya, pembatasan penumpang sebagai bentuk dukungan terhadap imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan, di antaranya memakai masker, social distancing, menyediakan air cuci tangan di pelabuhan serta melakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Warga Lingkungan Koroworo Ende Terima Sembako dari Partai PKPI

Ia menegaskan, penumpang yang melakukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan akan dilaporkan kepada Gugus Tugas Covid-19. "Saya berharap semua warga untuk bersatu hati, memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan," imbuh Prayitno.

Pihak ASDP Cabang Labuan Bajo juga konsisten menerapkan protokol kesehatan.
"Kami selalu siap melakukan Penyeberangan tersebut dan hingga saat ini penumpang yang menyeberang mengikuti protokol Covid-19," tandas General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo-Sape, Rudymahmudi ketika dikonfirmasi via telepon, Jumat (5/6/2020).

Menurutnya penyeberangan kapal feri tetap dibuka, baik dari Labuan Bajo menuju Sape dan sebaliknya. Namun diberlakukan pembatasan jumlah penumpang dan pengurangan operasional kapal yakni 2 hari sekali.

"Di dalam kapal sudah diatur jarak, penumpang duduk jarak sesuai protokol kesehatan. Saat penumpang berada di pelabuhan, dilakukan pengecekan dan screaning oleh petugas," ujarnya.

Terpisah, General Manager PT Pelni (Persero) Cabang Kupang, Sugianto melalui Manager Operasional Sebastian Bethan mengatakan, pihaknya masih menunggu instruksi mengenai kapan pelayaran dibuka.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved