Mantan Sekretaris MA Diciduk KPK

Turut Diciduk KPK karena Perbuatan Sang Suami, Potret Istri Nurhadi Jadi Sorotan, Bukan Orang Biasa

Turut diciduk KPK karena perbuatan sang suami, potret Istri Nurhadi jadi sorotan, bukan orang biasa

Editor: Adiana Ahmad
Tribunnews.com
Tin Zuraida, isteri mantan Sekretaris MA, Nurhadi 

Tin Zuraida Diperiksa <a href='https://kupang.tribunnews.com/tag/kpk' title='KPK'>KPK</a>

 

Istri mantan sekretaris MA, <a href='https://kupang.tribunnews.com/tag/nurhadi' title='Nurhadi'>Nurhadi</a>
Istri mantan sekretaris MA, Nurhadi (https://menpan.go.id/)

 

Istri mantan sekretaris MA, <a href='https://kupang.tribunnews.com/tag/nurhadi' title='Nurhadi'>Nurhadi</a>
Istri mantan sekretaris MA, Nurhadi (menpan.go.id)

Kasus Nurhadi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya berhasil menangkap mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi.

Nurhadi adalah salah satu buronan utama KPK yang selama ini dicari-cari lembaga anti rasuah tersebut.

Ia diduga menerima suap pengurusan perkara perdata di MA.

Nurhadi menjadi tersangka KPK karena  menerima gratifikasi berkaitan dengan penanganan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan peninjauan kembali (PK) di MA.

Penerimaan gratifikasi itu tidak dilaporkan KPK dalam jangka 30 hari kerja.

Ia sempat menghilang setelah dinyatakan menjadi tersangka kasus suap-gratifikasi sebesar Rp 46 miliar.

Nurhadi pun masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) KPK pada pertengahan Februari 2020 lalu.

Sebagai PNS dengan kekayaan sebesar Rp 33 miliar disertai sejumlah rumah mewah juga telah menuai kecurigaan dari berbagai pihak.

Gaya hidupnya yang serba mewah sudah sempat menjadi sorotan.

Misalnya saja saat anaknya akan menikah, undangan yang diberikan berupa Ipod, yang harganya saat itu hampir Rp 1 juta.

Suasana villa mewah milik mantan sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/2/2020). Nurhadi merupakan tersangka kasus suap perkara di MA yang saat ini dinyatakan buron oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tribunnews/Jeprima
Suasana villa mewah milik mantan sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/2/2020). Nurhadi merupakan tersangka kasus suap perkara di MA yang saat ini dinyatakan buron oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tribunnews/Jeprima

Kecurigaan bertambah saat publik tahu harga meja kerjanya senilai Rp 1 miliar.

Gaya kepemimpinan Nurhadi juga menuai kecaman dari sejumlah pihak.

Kritikan pun dilancarkan oleh salah satu hakim agung saat itu, Gayus Lumbuun.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved