VIDEO—Viral! Seorang Anak Rekam Aksi KDRT Bapaknya Terhadap Sang Ibu di Dapur

Sebuah peristiwa tidak terpuji yang dilakukan oleh orang direkam sang anak hingga viral di media sosial.

Editor: John Taena

POS-KUPANG.COM, KUPANG— Sebuah peristiwa tidak terpuji yang dilakukan oleh orang direkam sang anak hingga viral di media sosial.

Hal ini disebabkan sang anak tidak tahan melihat kelakuan sang ayah yang melakukan Tindak Kekerasan Dama Rumah Tangga (KDRT).

Akibatnya, aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) viral di media sosial.

Sebuah video yang menunjukkan aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) diduga lantaran uang belanja.

Diduga tidak memiliki uang, seorang suami memukul istrinya. Video itu menunjukkan seorang suami yang tak kuasa membendung emosi, menganiaya istrinya.

Penganiayaan diduga lantaran uang belanja untuk kebutuhan dapur.

Peristiwa itu terjadi di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Video Viral, Direkam Anak

Dilansir Kompas.com, Video direkam oleh anak korban dan diposting di akun Facebooknya, Ratu Mudah, hingga beredar luas di media sosial.

Dalam video, seperti dikutip dari Kompas.com, terlihat satu tindakan sang suami, yakni menghempaskan kepala istrinya tembok rumahnya.

Kapolsek Kunto Darussalam AKP Sihol Sitinjak, dilansir Kompas.com, mengonfirmasi adanya dugaan KDRT tersebut.

"Kami tahunya dari video viral itu juga. Jadi, kita carilah ke Desa Muara Dilam," ujar Sihol melalui sambungan telepon, Selasa 2 Juni 2020.

Setelah dilakukan pencarian, lanjut dia, petugas menemukan lokasi kejadian di perumahan PT SAM, Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam.

Korban berinisial ML (35) dan suami terduga pelaku berinisial DPH (40). Mereka ini karyawan perusahaan sawit PT SAM di avdeling satu.

SMA Negeri 5 Kupang Buat Video Pembelajaran Covid-19

VIDEO - Dua Pasien Terduga Terkena Racun Belerang Kondisinya Membaik

VIDEO—Jelang Penerapan New Normal, Tidak Ada Kasus Baru Covid-19 Di NTT

"Pada saat kami ke sana kemarin, suami tidak ada di rumah. Tapi, sejauh ini belum ada laporan dari pihak korban," kata Sihol.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved