Bupati Belu, Willy Lay Serahkan BLT DD Kepada Warga Desa Mandeu

bantuan namun mereka belum memiliki dokumen kependudukan yakni kartu keluarga serta kendala teknis lainnya.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, Willybrodus Lay menyerahkan BLT DD secara simbolis kepada masyarakat penerima di Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Selasa (2/6/2020). 

Bupati Belu, Willy Lay Serahkan BLT DD Kepada Warga Desa Mandeu

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Bupati Belu, Willybrodus Lay menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa secara simbolis kepada masyarakat penerima di Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Selasa (2/6/2020).

Masyarakat tampak senang dan bahagia karena mereka menerima bantuan dari pemerintah saat masa pandemi covid-19. Kemudian, bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Belu, Willybrodus Lay. Walaupun secara simbolis namun tidak semua desa diserahkan oleh Bupati Belu.

Saat itu, Bupati Willy Lay didampingi Kepala Dinas PMD, Januaria Nona Alo, Sekertaris Dinas Sosial, Ans Lopez, Kasat Pol PP Aloysius Fahik, Kabid PPM BP4D, Jony Boy Kotta Camat Raimanuk Tasisius Edi, Kapolsek Raimanuk, Ipda Meyner serta Kades Mandeu Heribertus Luan.

Kepala Desa Mandeu, Heribertus Luan melaporkan, warga Desa Mandeu yang menerima BLT-DD sebanyak 207 KK. Data ini merupakan hasil pendataan berbasis RT/RW yang dilakukan secara cermat dan memenuhi syarat.

Heribertus menambahkan, ada 11 KK di desanya yang belum terakomodir sebagai penerima BLT DD. Ke 11 KK dimaksud sebenarnya layak menerima bantuan namun mereka belum memiliki dokumen kependudukan yakni kartu keluarga serta kendala teknis lainnya.

"Di Mandeu masih ada 11 KK baru yang belum terakomodir bantuan pemerintah karena belum memiliki kartu keluarga. Ada juga hanya anak saja ada di desa sementara kedua orangtuanya merantau ke Kalimantan dan Papua, terus anaknya tinggal bersama nenek dan saudaranya di kampung tapi namanya tidak masuk dalam daftar KK dari nenek dan keluarganya. Ini jadi kandalannya" jelas Heribertus kepada Bupati Willy Lay.

Menanggapi masalah tersebut, Bupati Belu, Willybrodus Lay meminta Kepala Desa Mandeu untuk segera menyelesaikan masalah teknis tersebut bersama dengan BPD, BP4D, Dinas PMD, dan Dinas Sosial agar 11 KK tersebut bisa terakomodir sebagai penerima bantuan.

Bupati Willy Lay menegaskan kepada Kades Mandeu agar membantu mengurus dokumen kartu keluarga bagi KK baru yang belum memilikinya sehingga masyarakat tidak merasa kesulitan dan bisa diakomodir dalam penyaluran BLT tahap II.

"Penyaluran BLT saat ini masuk dalam tahap I selama tiga bulan sebesar Rp. 600.000 setiap bulannya sehingga totalnya Rp. 1,8 juta, sementara itu aturan terbaru akan ada pencairan BLT tahap II sebesar Rp. 900.000 selama tiga bulan, sehingga pemerintah desa harus mengupayakan untuk menyelesaikan kendala teknis agar 11 KK baru tersebut dapat terakomodir dalam BLT tahap II," ungkap Bupati Willy Lay.

Bupati Willy Lay menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Mandeu yang menunjukkan transparansi dalam mengumumkan nama penerima semua jenis bantuan pemerintah agar masyarakat sendiri membantu pemerintah mengawasi langsung penyaluran bantuan pemerintah kepada para penerima bantuan.

Syarat PMI Pulang Lembata: Dua Kali Rapid Test Atau Negatif Swab

Guru SD-SMP di Kota Kupang Kembali Beraktivitas di Sekolah, Para Siswa Tetap Belajar di Rumah

"Desa Mandeu sudah transparan mengumumkan nama penerima bantuan pemerintah antara lain BLT-DD, BST, PKH, dan Perluasan Sembako, sehingga masyarakat dapat mengawasi penyalurannya dan segera laporkan jika ada temukan pendobelan penerima," pinta Bupati Willy Lay. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved