Mendikbud Nadiem Makarim Belum Putuskan Jadwal Masuk Sekolah, Tapi 3 Skenario Sudah Disiapkan
Nadiem Makarim masih menunggu pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tentang jadwal belajar tahun ajaran baru nanti.
Mendikbud Nadiem Makarim Belum Putuskan Jadwal Masuk Sekolah, Tapi 3 Skenario Sudah Disiapkan
POS-KUPANG.COM - Sampai saat ini, Mendikbud Nadiem Makarim belum memutuskan jadwal masuk sekolah untuk tahun ajaran 2020/2021.
Ini terjadi karena Nadiem Makarim masih menunggu pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tentang jadwal belajar tahun ajaran baru nanti.
Meski begitu, Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kemendikbud, telah siap dengan segala skenario.
"Harus diketahui bahwa Kemendikbud RI sudah siap dengan semua skenario. Kami sudah ada berbagai macam."
"Tapi tentunya keputusan itu ada di dalam Gugus Tugas, bukan Kemendikbud sendiri. Jadi, kami yang akan mengeksekusi dan mengoordinasikan," jelas Mendikbud, Nadiem Makarim dalam Rapat Kerja secara telekonferensi dengan Komisi X DPR RI, di Jakarta, Rabu (20/5/2020), dikutip dari laman Kemendikbud.
• Luna Maya Sebut Inisial Pria yang Bakal Dinikahinya, Ingin Punya Suami Artis Korea?
• Najwa Shihab Bahagia, Bisa Satu Forum dengan Budayawan Emha Ainun Nadjib, Suami Novia Kolopaking
• Yuk Ikut Kelas Online Gratis untuk UMKM, Kiat-kiat Bertahan Dalam Masa Pandemi
Nadiem Makarim menegaskan, terkait pembukaan kembali sekolah akan ditetapkan berdasarkan pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Menurutnya, Kemendikbud tidak bisa mengambil keputusan sepihak terkait pembukaan kembali sekolah.
Tidak hanya pembukaan kembali sekolah, terkait waktu dan metode juga akan berlandaskan pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
"Tapi keputusan kapan, dengan format apa, dan seperti apa, karena ini melibatkan faktor kesehatan, bukan hanya pendidikan, itu masih di Gugus Tugas," jelas Nadiem Makarim.
Selain itu, Nadiem menampik terkait kabar bahwa Kemendikbud akan membuka sekolah pada awal tahun ajaran baru di Juli.
"Kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan kepastian, karena memang keputusannya bukan di kami. Jadi mohon stakeholders atau media yang menyebut itu, itu tidak benar," tegas Nadiem.
Mendikbud menambahkan bahwa di banyak negara, awal tahun ajaran baru relatif tetap.
Meski demikian, penyesuaian metode belajar disesuaikan dengan kondisi dan status kesehatan masyarakat di masing-masing wilayah.
• KSP Tak Boleh Ada Usaha Dengan Aplikasi Pinjol
• Soeharto Pernah Ramal Ramal Indonesia Tahun 1995, Terbukti Tahun di Tahun 2020, Pernah Mimpi Aneh
• Warga Amfoang Barat Daya Dapat Masker Gratis
Nadiem Makarim juga mengungkapkan bahwa tahun ajaran ataupun tahun akademik untuk saat ini tidak perlu diubah.