Public Service Pos Kupang

Rumput Penuhi Selokan di Matawai-Waingapu

Selokan atau drainase di beberapa titik dalam Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur cukup memrihatinkan

Rumput Penuhi Selokan di Matawai-Waingapu
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kondisi drainase di sekitar Terminal Matawai, Kabupaten Sumba Timur yang ditumbuhi rerumputan dan bertebaran sampah plastik dan karton yang dibuang orang tak bertanggungjawab. Gambar diambil, Selasa (5/5).

POS-KUPANG.COM - Selokan atau drainase di beberapa titik dalam Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur cukup memrihatinkan. Salah satunya adalah drainase di sekitar Terminal Matawai, Kota Waingapu.

Selokan tersebut sepertinya jauh dari perhatian. Selokan ini dipenuhi rerumputan. Sejauh mata memandang selokan yang berada di jantung Kota Waingapu ini dipenuhi rerumputan.

Melihat dari tinggi dan banyaknya rerumputan tersebut sudah bisa diduga kondisi ini sudah berlangsung sejak lama. Artinya, selokan tersebut sudah tidak berfungsi untuk mengalirkan air sejak lama.

Haruskah Pasar Ditutup?

Selain rumput, banyak juga sampah yang ada di selokan. Sampah itu dominan adalah sampah plastik dan juga dos-dos bekas barang yang dibuang orang yang tidak bertanggungjawab.

Selain drainase yang ada di Terminal Matawai, ada juga beberapa drainase yang dipenuhi sampah terutama sampah plastik seperti di drainase pada ruas Jalan Soeprapto, Jalan Ahmad Yani, Jalan Prof. WZ. Johanes dan Jalan Umbu Tipuk Marisi.

Lawan Covid-19 dan Infodeminya di Provinsi NTT

Memang tidak semua drainase yang ada sampah, karena ada juga drainase yang terurus, bahkan bersih dari rerumputan dan sampah.

Sebenarnya kota Waingapu itu indah jika pemerintah menata drainase di wilayah kota itu dengan baik.

Memang kalau dilihat kotanya bagus dan kalau ditata rapi maka sangat asri. Tapi kebanyakan masih banyak sampah, terutama sampah plastik. Selain itu ada drainase yang seolah-olah tidak diperhatikan sehingga banyak sampah yang menumpuk di drainase tersebut.

Kami sangat berharap pemerintah Sumba Timur untuk memperhatikan serius persoalan sampah dan drainase di kota itu. Sebab jika tidak diperhatikan akan menyebarkan aroma kurang sedap.

Hamida Siti

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved