Belu Terkini
Tujuh Desa/Kelurahan di Belu Belum Miliki Lahan KDMP
Sementara itu, dari 74 desa dan kelurahan yang sudah memiliki lahan, sebanyak 61 unit KDMP saat ini dalam tahap pembangunan
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
Ringkasan Berita:
- Sebanyak tujuh desa/kelurahan di Kabupaten Belu hingga kini belum memiliki lahan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
- Dari total 81 desa dan kelurahan, sebanyak 74 sudah memiliki lahan, sementara tujuh lainnya masih terkendala ketersediaan lokasi
- Adapun wilayah yang belum memiliki lahan meliputi lima kelurahan di Kota Atambua, yakni Tenukiik, Atambua Kota, Rinbesi, Berdao, dan Beirafu, serta dua desa lainnya yaitu Debululik dan Fulurmauhitas
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Sebanyak tujuh desa/kelurahan di Kabupaten Belu hingga kini belum memiliki lahan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sehingga menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan program penguatan ekonomi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Koperasi (Nakertranskop) Belu, Drs. Nikolaus Umbu K. Birri, menjelaskan dari total 81 desa dan kelurahan, sebanyak 74 sudah memiliki lahan, sementara tujuh lainnya masih terkendala ketersediaan lokasi.
“Tujuh desa dan kelurahan yang belum memiliki lahan ini sebagian besar berada di wilayah perkotaan, di mana keterbatasan lahan menjadi kendala utama,” jelasnya, Rabu (29/4/2026).
Adapun wilayah yang belum memiliki lahan meliputi lima kelurahan di Kota Atambua, yakni Tenukiik, Atambua Kota, Rinbesi, Berdao, dan Beirafu, serta dua desa lainnya yaitu Debululik dan Fulurmauhitas.
Sementara itu, dari 74 desa dan kelurahan yang sudah memiliki lahan, sebanyak 61 unit KDMP saat ini dalam tahap pembangunan, satu unit telah rampung dibangun di Fatuketi, dan 12 lainnya masih menunggu proses pembangunan.
Baca juga: Bupati Belu Cup 2026 Libatkan Tim dari Timor Leste
Nikolaus menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi agar seluruh desa dan kelurahan tetap bisa terakomodasi dalam program KDMP, baik melalui penggabungan wilayah maupun pencarian alternatif lahan baru.
“Pemerintah akan tetap mencari solusi lain, termasuk kemungkinan penggabungan atau mencari lahan alternatif agar program ini tetap berjalan,” ujarnya.
Ia berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Belu dapat segera memiliki KDMP sebagai pusat penggerak ekonomi masyarakat secara merata. (gus)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
KDMP
Belu Terkini
Koperasi Desa Merah Putih
Kabupaten Belu
ekonomi masyarakat
Kota Atambua
POS-KUPANG.COM
| Bupati Belu Cup 2026 Libatkan Tim dari Timor Leste |
|
|---|
| Selain Tunggak Pajak, Banyak ASN Belu Gunakan Kendaraan Dinas Tanpa Kelengkapan |
|
|---|
| Polres Belu Amankan Pelaku dan 17 Jeriken Solar Subsidi, Diduga akan Diselundupkan ke Timor Leste |
|
|---|
| Tim Explore CN040 SDGs UKAW Kupang Dorong Pengelolaan Hutan Berkelanjutan di Perbatasan RI-RDTL |
|
|---|
| Polres Belu Limpahkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa Maumutin Tahun 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Plt-Kadis-Koperasi-Belu-Drs-Nikolaus-Umbu-K-Birri.jpg)