Corona di Belu

Update Covid-19 di Belu: ODP Sekarang Sisa Lima Orang

Sesuai Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 72 orang

istimewa
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau, SE 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA - Sesuai Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Senin, 11 Mei 2020 Pukul 14:00 Wita, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 72 orang, berkurang 67 orang karena telah selesai masa pemantauan sehingga total ODP hari ini 5 orang.

Untuk 5 orang ODP itu tersebar di Kecamatan Tasifeto Barat sebanyak 3 orang dan Kecamatan Tasifeto Timur 2 orang. Jumlah total Pelaku Perjalanan Berisiko Dalam Pantauan sebanyak 1.655 orang, berkurang sebesar 1.573 orang sehingga tersisa 82 orang Pelaku Perjalanan Beresiko dalam pantauan.

Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 2 pasien yang sementara menjalani perawatan di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua dan sampel SWAB telah dikirim ke Laboratorium Biomolekular RSUD W.Z. Yohannes Kupang sejak tanggal 7 Mei 2020.

Sendangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Data monitoring ini diperoleh dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan se-Kabupaten Belu hingga Senin, 11 Mei 2020 Pukul 14:00 Wita.

Bupati Djafar Serahkan Bantuan Untuk Umat Katolik Ende, Ini Permintaannya

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau, SE dalam siaran persnya mengatakan, walaupun data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.

Berdiam diri di rumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

Politisi Golkar Dedi Mulyadi Desak Jokowi Hentikan PSBB di Tengah Pandemi Corona, Ini Alasannya

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri selama 14 hari.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dan World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semua masyarakat menggunakan masker. Untuk masker N95 dikhususkan kepada Tenaga Medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

Kepada para pelintas yang memasuki wilayah Kabupaten Belu wajib mentaati semua aturan yang ada di setiap Posko Pemantauan tanpa terkecuali demi keselamatan kita bersama. Mulai dari penggunaan masker, penyemprotan disinfektan, cuci tangan, pengecekan suhu tubuh dan pendataan. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved