Kamis, 28 Mei 2026

Pria Tewas Karena Salah Paham

Kapolsek Paga : Jangan Terulang Lagi Kasus Serupa di Paga

Korban sempat menjalani perawatan intensif di Puskesmas Paga lalu dirujuk ke RSUD Maumere.

Tayang:
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
PK/Ius
Kapolres Sikka,AKBP Sajimin. 

Kapolsek Paga : Jangan Terulang Lagi Kasus Serupa di Paga

POS-KUPANG.COM|MAUMERE-- Kasus penggeroyokan yang berujung adanya satu warga tewas di Kecamatan Paga, Sikka sungguh memprihatinkan dan menyedihkan.

Pasalnya, kasus salah paham dan dendam lama memicu terjadi kasus pidana yang menghilangkan nyawa orang.

Kapolsek Paga, Ipda Donatus Paru kepada POS-KUPANG.COM dari Paga, Kamis (7/5/2020) siang mengaku prihatin tapi pihaknya akan melakukan imbauan agar ke depan kasus serupa jangan terjadi di Paga.

"Kalau ada persoalan mari duduk bersama dengan kepala dingin. Undang tokoh masyarakat dan tua adat selesaikan perselisiha sehingga tidak ada kejafian yang merugikan banyak pihak," ujar Donatus.

Ia mengatakan, pihak kepolisian akan terus membangun koordinasi agar situasi kamtibmas di Paga tetap kondusif.

"Kami berharap di tengah warga sedang dianjurkan tetap berada di dalam rumah mengantisipasi wabah corona tetap tenang karena kasus ini sudah ditangani polisi. Harapan kami ke depan jangan ada kasus seperti ini di Paga. Kalau ada persoalan duduk bersama dan selesaikan dengan kepala dingin. Semua persoalan ada jalan keluarnya," papar Donatus.

Sebelumnya diberitakan, diduga salah paham dan dipicu lagi masalah dendam lama soal tapal batas tanah pekarangan rumah Alexius Wati (46), warga Mauloo, Deaa Mbengu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka tewas usai dikeroyok, Rabu (6/5/2020) malam.

Alexius tewas sesudah seluruh tubuhnya bersimbah darah dikeroyok dua pelaku menggunakan kayu dan parang.

Korban sempat menjalani perawatan intensif di Puskesmas Paga lalu dirujuk ke RSUD Maumere.

Akan tetapi luka yang dialami cukup berat sehingga nyawa tidak tertolong lagi.

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kapolsek Paga, Ipda Donatus Paru kepada POS-KUPANG.COM membenarkan adanya kasus penggeroyokan yang berujung adanya korban tewas.

"Ia benar ada kasus di Paga tadi malam dan korban penggeroyokkan sudah meninggal dunia usai dirujuk ke RSU Maumere," kata Donatus saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Kamis (7/5/2020) pagi.

Data yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Maumere menjelaskan, pada hari Kamis tanggal 6 Mei 2020 sekitar 00.00 wita telah datang ke Kantor Kepolisian Sektor Paga seorang laki-laki bernama Yonius Raka melaporkan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di Arawawo, Desa Persiapan Aebubu, Desa Paga, Kecamatan.

Adapun Identitas pelaku yakni TR (32) dan SL (30), warga Arawawo, Desa Persiapan Aebubu, Paga.

Kapolsek Kecamatan Paga : Pelaku Sudah Ditangkap dan Dibawa ke Polres Sikka

Dukhan & Asteroid Tabrak Bumi Besok Jumat 15 Ramadhan, Ini Penjelasan LAPAN

Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia Kembali Beroperasi Mulai 7 Mei 2020, Simak Info

Sedangkan korban penggeroyokan yakni Alexius Wati (46), warga Mauloo, Desa Mbengu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved