Lawan Corona di NTT

VIDEO - Sopir dan Penumpang Kaget Ditahan di Perbatasan Ende-Nagekeo, Disuruh Pulang?

VIDEO - Sopir dan Penumpang Kaget Ditahan di Perbatasan Ende-Nagekeo, Disuruh Pulang?

VIDEO - Sopir dan Penumpang Kaget Ditahan di Perbatasan Ende-Nagekeo, Disuruh Pulang?

POS-KUPANG.COM | ENDE - Bupati Kabupaten Ende Djafar Achmad telah mengeluarkan surat edaran melarang orang masuk dan keluar wilayah Kabupaten Ende baik melalui transportasi darat, laut maupun udara.

Surat edaran NOMOR: BU.550/DISHUB. 12/231/IV/2020 tentang pengendalian transportasi selama mudik lebaran idulfitri 1441 H tersebut, berlaku 27 April 2020 hingga 31 Mei 2020.

Untuk jalur transportasi darat, Gugus Tugas Covid-19 Ende telah menyiapkan petugas baik di perbatasan dengan Kabupaten Sikka maupun dengan Kabupaten Nagekeo.

VIDEO - Kapolres Nagekeo Imbau Warga Wajib Pakai Masker

VIDEO - Ikut Protokol Kesehatan Covid-19, Bupati Agas Lantik 19 Penjabat Kades Persiapan

VIDEO - kata jurnalis dan staf Pos Kupang bicara soal covid19 virus corona

Langkah tersebut diambil sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 tentang pengendalian transportasi selama selama mudik Idulfitri 1441 H dalam rangka mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pantauan POS-KUPANG.COM, di wilayah perbatasan antara Kabupaten Ende dengan Kabupaten Nagekeo, Desa Ondorea Barat Kec. Nangapanda, Kabupaten Ende, tepatnya di Posko Covid-19, belasan kendaraan roda dua, angkutan umum, mobil pribadi, truk barang dan travel tampak parkir, ditahan aparat TNI dan Polri, baik dari arah Ende maupun Nagekeo.

Hadir di Posko, Sekretaris Camat Nangapanda Irwan Nuah, Kades Ondorea Barat Rudolf Ndate, Kepala Puskesmas Nangapanda drg. Ersan dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ende Erikos Emanuel Rede yang datang memantau Posko.

Para sopir dan penumpang tampak kaget ketika diberitahu oleh aparat TNI dan Polri bahwa mereka seharusnya disuruh kembali dan tidak masuk ke dalam wilayah Kota Ende. "Ada apa pak? Kenapa begitu," tanya salah seorang sopir bus penumpang.

Setelah dijelaskan oleh aparat TNI dan Polri perihal edaran Bupati Ende, para sopir tampak lesu dan terdiam. Namun, mereka masih diijinkan masuk dan melintas ke wilayah Kabupaten Ende setelah menjalani pemeriksaan suhu tubuh, cuci tangan dan pendataan oleh petugas Posko Covid-19.

Sekretaris Camat Nangapanda, Irwan Nuah yang hadir memantau di lokasi, kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan masa tenggang sosialisasi surat edaran Bupati tersebut hanya sampai tanggal 30 April.

Halaman
1234
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Jhony Simon Lena
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved