Pemerintah dan Tokoh Agama Satukan Tekad Lawan Covid 19
Terima kasih juga buat stakeholder dan masyarakat yang turut membantu pemerintah dalam mencegah penularan covid 19.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Bupati Belu, Willybrodus Lay mengatakan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk penanganan covid 19, mulai dari penyedian fasilitas kesehatan, tenaga medis, anggaran, pembentukan posko-posko dan penanganan medis bagi warga yang melakukan pemeriksaan. Selain itu, pemerintah juga telah membebaskan retribusi pasar di Kabupaten Belu selama tiga bulan terhintung April 2020. Pemerintah juga akan menyiapkan 30.000 masker untuk dibagikan kepada masyarakat.
Pemerintah menyampaikan terima kasih kepada para tokoh agama yang selalu memberikan dukungan kepada pemerintah dalam upaya pencegahan covid 19. Juga kepada forkompimda plus Kabupaten Belu yang selalu bersama pemerintah memerangi covid 19, baik lewat kegiatan di lapangan maupun lewat sumbangsih pemikiran yang positif bagi pemerintah.
Terima kasih juga buat stakeholder dan masyarakat yang turut membantu pemerintah dalam mencegah penularan covid 19.
Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Minggu, 26 April 2020 pukul 14:00 Wita, jumlah Pelaku Perjalanan Berisiko dalam pantauan sebanyak 425 orang, berkurang sebesar 24 orang dari jumlah sehari sebelumnya sebanyak 449 orang.
Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 68 orang, berkurang 55 orang karena telah selesai masa pemantauan sehingga total ODP Minggu (26/4/2020 sebanyak 13 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.
Walaupun data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.
• Wilayah Manggarai Diprakirakan BMKG Tidak Ada Hujan
• Penangkal Covid-19, DWP Manggarai Racik Jamu Herbal Bagikan Ke Petugas dan Masyarakat
Berdiam diri di rumah saja, menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas/Adv).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/willybrodus-lay-foto-bersama-pimpinan-forkompimda-dan-tokoh-agama.jpg)