Update Corona NTT

Update Corona NTT: ODP NTT Fluktuatif, ODP 831 Orang,Sembuh 476,Kabupaten SBD, Mabar &TTS; Terbanyak

jumlah ODP di NTT saat ini sebanyak 831 orang dan ODP yang telah selesai pemantauan sebanyak 476 orang.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, DR. Jelamu Ardu Marius, M.Si saat menyampaikan data ODP dan PDP di NTT, Selasa (14/4/2020) malam. Marius didampingi Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum, Valeri Guru, S.Sos dan Ike Mauboy selaku penerjemah untuk disabilitas. 

Update Corona NTT: ODP NTT Fluktuatif, ODP 831 Orang,Sembuh 476, Kabupaten SBD, Mabar &TTS Terbanyak

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di NTT saat ini mencapai 831 orang. Ada 819 ODP yang melakukan karantina mandiri atau isolasi mandiri.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius,M.Si pada siaran langsung /facebook live dari facebook Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum, Valeri Guru, S.Sos, Selasa (14/4/2020 ) malam.

Turut hadir, Ike Mauboy dari Komunitas Tuli Kupang yang menerjemahkan dengan bahasa isyarat bagi disabilitas.

Menurut Marius ,jumlah ODP di NTT kini 831 mencapai orang dan 819 orang sedang menjalani karantina mandiri serta 476 orang telah sembuh atau selesai pemantauan.

ODP itu diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota se-NTT dan direkap oleh Sekretariat Gugus Tugas Posko Covid-19 Provinsi NTT.

ODP terbanyak di Kota Kupang, yakni 150 orang diikuti Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) sebanyak 129 orang. 

Sedangkan diurutan berikut adalah Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 80 orang.

Sementara PDP terbanyak ada di Kabupaten Alor sebanyak 9 orang.

Menurut Marius, jumlah ODP di NTT saat ini sebanyak 831 orang dan ODP yang telah selesai pemantauan sebanyak 476 orang.

"ODP yang melakukan karantina mandiri atau isolasi mandiri di rumah sebanyak 819 orang. Sedangkan
ODP yang menjalani perawatan atau isolasi di rumah sakit sebanyak 12 orang," kata Marius.

Didampingi Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum, Valeri Guru,S.Sos, Marius mengatakan, untuk ODP yang dirawat ada 12 orang masih dirawat, yakni 2 orang di RSUD Prof. W.Z. Johannes, 6 orang RSU TC Hillers, 1 orang di RSUD Waikabubak, 1 orang di RS Caritas Sumba Barat Daya, 1 orang di RSU Ben Mboi Ruteng dan 1 orang di RSUD Kefamenanu ,TTU.

Sedangkan ada 11 PDP yang sedang dirawat masing -masing 2 orang dirawat di RSUD.Prof. WZ. Johannes Kupang, 1 di RSUD SK Lerik, 1 orang di RSU Siloam Kota Kupang, 1 orang di RSUD Soe, 3 orang di RSUD Kalabahi, 1 orang di RSUD Komodo dan 2 orang di RSUD Umbu Rarameha Waingapu.

Marius terus meminta agar masyarakat NTT tidak usah panik dengan angka-angka ODP, tetap terus waspada dan mengikuti arahan dan protokol pemerintah, yakni bekerja dari rumah, belajar dan juga berubadah dari rumah.

"Jika sangat penting untuk keluar rumah harus ikuti protokol pemerintah. Bisa keluar untuk membeli kebutuhan pokok,kemudian kembali ke rumah.

Bapak Gubernur NTT terus mengimbau agar kota semua harus ikut kebijakan dan protokol yang baik oleh WHO maupun dikeluarkann pemerintah pusat, yakni social distancing dan dipersempit lagi menjadi physical distancing," ujarnya.

Marius mengatakan, Gubernur NTT juga meminta masyarakat NTT mendukung arahan pemerintah untuk tetap berada di rumah, menjaga kesehatan, makan makanan bergizi, cuci tangan selalu dengan detergen, hindari keramaian atau membuat kegiatan yang mengumpulkan banyak orang.

Update Kasus Corona di Vatikan, Selasa 14 April 2020, 8 Positif, 2 Sembuh

Seorang Ibu Nekat Lempar 5 Anaknya ke Sungai Gangga Saat Wabah Virus Corona, Kondisi Mengenaskan?

Menkeu Sri Mulyani Sebut Presiden, Menteri Hingga Anggota DPR dan Kepala Daerah Tak Dapat THR

4 Pria Biasa Ini Sukses Menikahi Artis Cantik Indonesia, Ada Penyanyi Dangdut Tersohor Lagi Beken

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved