VIDEO – Peristiwa Unik di TTS, Anak Babi Punya 6 Kaki, 2 Badan, 2 Lidah dan Satu Kepala
VIDEO – Peristiwa Unik di TTS, Anak Babi Punya 6 Kaki, 2 Badan, 2 Lidah dan Satu Kepala. Anak babi itu milik Nimrod Liunokas, warga Kota SoE, TTS.
Penulis: Dion Kota | Editor: Frans Krowin
VIDEO – Peristiwa Unik di TTS, Anak Babi Punya 6 Kaki, 2 Badan, 2 Lidah dan Satu Kepala
POS-KUPANG. COM, SOE – VIDEO – Peristiwa Unik di TTS, Anak Babi Punya 6 Kaki, 2 Badan, 2 Lidah dan Satu Kepala
Di tengah keresahan masyarakat atas virus corona atau Covid-19 yang terus meluas, publik Kota SoE, Kabupaten TTS, justeru dikejutkan oleh peristiwa tak lazim yang terjadi di daerah itu.
Seekor anak babi banpres, lahir dengan kelainan bawaan. Anak babi itu milik Nimrod Liunokas, warga TTS.
Babi betina tersebut, memiliki 6 kaki, 2 badan, 2 lidah dan satu kepala.
Dua kaki terletak pada bagian depan, sedangkan empat kaki kakinya berada di bagian belakang.
• VIDEO - Wawancara Eksklusif : Solidaritas Kemanusiaan Cegah Virus Corona di NTT.
• VIDEO – Sunyi, Sepi, Suasana Gereja-Gereja di Kupang Saat Hari Raya Paskah Tahun 2020 Ini
• VIDEO – Update Covid-19, Satu Warga NTT Positif Virus Corona, Gubernur Segera Mengumumkannya
Kelahiran babi tersebut sempat membuat Nimrod kaget dan bingung. Pasalnya, ia baru sekali melihat fenomena langkah tersebut.
"Anak babi ini lahir pada Selasa (7/4/2020) sekitar pukul 07.00 Wita.,” tutur Nimrod.
Dia menuturkan, awalnya indukan babi tersebut melahirkan dua anak babi dalam kondisi normal.
Namun saat hendak melahirkan anak babi ketiga, induk babi tersebut tiba-tiba saja berdiri karena kesulitan melahirkan babi ketiga.
Saat itu, tutur Nimrod, dirinya lantas mendekat dan melihat ada empat kaki sudah mengantung dari jalan lahirnya.
“Saat saya tarik, saya kaget, karena ternyata babi tersebut memiliki 6 kaki," ungkap Nimrod ketika ditemui di kediamannya, Rabu (8/4/2020) sore.
Sesaat setelah terlahir, tutur Nimrod, awalnya anak babi tersebut hidup. Namun babi dengan enam kaki itu hanya bertahan sekitar 20 menit saja. Setelah itu, anak babi itu mati.
Sedangkan induk babi tersebut, setelah melahirkan anak babi ketiga yang ternyata berkelaninan bawaan, induk babi tersebut kemudian melahirkan lagi dua ekor anak babi yang dalam keadaan normal.
"Waktu anak babi ber kaki 6 ini terlahir, sempat berteriak. Saat itu saya sempat baringkan di dengan induknya. Tapi sekitar 20 menit kemudian, saya lihat anak babi itu tidak bergerak lagi. Makanya saya angkat dan keluarkan dia dari kandang," ujarnya.