Dokter Joice Manek Sebut Peran Media Sangat Dibutuhkan Untuk Pencegahan Covid 19

Peran yang dapat dilakukan media massa adalah memberikan informasi yang akurat dan bersifat edukasi buat masyarakat

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, dr. Joice Manek (kanan) saat memberikan penjelasan penangan covid 19 kepada wartawan, Senin (6/4/2020). 

Dokter Joice Manek Sebut Peran Media Sangat Dibutuhkan Untuk Pencegahan Covid 19

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu sekaligus Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, dr. Joice Manek mengungkapkan bahwa peran media massa sangat dibutuhkan dalam hal pencegahan virus corona atau covid 19.

Peran yang dapat dilakukan media massa adalah memberikan informasi yang akurat dan bersifat edukasi buat masyarakat. Hindari berita yang justru menimbulkan kepanikan dan ketakutan bagi masyarakat.

dr. Joice Manek mengatakan hal itu saat konferensi pers tentang penanganan covid 19 di Kabupaten Belu, Senin (6/4/2020). Hadir saat itu, Ketua Pelaksana Gugas Tugas, Marsel Mau Mete didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Joice Manek dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Johanes Andes Prihatin.

Joice Manek mengatakan, virus corona atau covid 19 merupakan kasus baru sehingga butuh perlakukan khusus. Untuk perlakuan khusus dimaksud dibutuhkan anggaran tidak sedikit. Pemerintah Kabupaten Belu terus bekerja sama lintas sektor termasuk dengan pers agar sama-sama mencegah virus corona atau covid 19.

Selaku Kepala dinas Kesehata, ia berupaya agar di Belu tidak terjadi kematian berlipat ganda atau lima kali lipat akibat dari covid 19. Yang dimaksud dengan kematian lima kali lipat adalah satu orang meninggal akibat terkena virus dan empat orang lainnya meninggal karena takut dan panik.

"Saya tidak mau kalau sampai terjadi, katanya kematian bisa lima kali lipat, pertama, asli memang karena sakit covid dan empat lainnya karena ketakutan. Jadi saya berharap hal itu tidak boleh terjadi", ungkap dr. Joice Manek.

Oleh karena itu, lanjut Joice Manek, peran media massa sangat-sangat dibutuhkan dalam hal pencegahan dengan gencar memberitakan tentang upaya pencegahan covid 19.

Media massa bersama-sama pemerintah terus menginformasikan protokol kesehatan yang sudah dikeluarkan pemerintah seperti, di rumah saja, gunakan masker dan tidak jalan-jalan untuk urusan yang kurang penting.

Menurut dr. Joice Manek, berita-berita tentang menggunakan masker mesti tetap disuguhkan oleh media massa agar masyarakat dapat mengetahuinya. Karena sebelumnya, penggunaan masker hanya bagi orang sakit namun saat ini semua orang harus menggunakan masker. Karena covid 19 ditularkan melalui droplet atau percikan saat seseorang bersin.

Naek L Tobing Tambah Daftar Dokter yang Meninggal Karena Corona, Ini daftar 19 Dokter, 2 Profesor

Tragis, Kecelakaan Lalu Lintas di Maumere-Sikka Cabut Nyawa Nikolaus Nong Susar, Ini Kronologinya

Kerumunan Warga Abaikan Protokol & Maklumat Kapolri Saat Jemput Hamid, Bupati Alor : Ada Konspirasi

Menurut ilmunya, sekali bersin, daya semprotanya mencapai 26 feet ke depan, sedangkan kalau batuk mencapai enam feet ke depan. Untuk itu kita harus selalu hati-hati. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,
Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved