Corona di ntt

Kapolres Ende Minta Masyarakat Berperan Putus Mata Rantai Covid-19

penggantian frasa ini untuk mengklarifikasi bahwa terdapat perintah tetap tinggal di rumah guna mencegah penyebaran corona virus

Kapolres Ende Minta Masyarakat Berperan Putus Mata Rantai Covid-19
POS KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Kapolres Ende AKBP Achmad Muzayin saat diwawancarai media di halaman Polres Ende, Jumat (27/3/2020). 

Kapolres Ende Minta Masyarakat Berperan Putus Mata Rantai Covid-19

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI. Kapolres Ende AKBP Achmad Muzayin saat diwawancarai media di halaman Polres Ende, Jumat (27/3/2020).

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kapolres Ende AKBP Achmad Muzayin mengajak masyarakat Kabupaten Ende agar ikut berperan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal itu disampaikan AKBP Achmad Muzayin saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di halaman Polres Ende usai dirinya memimpin aksi penyemprotan disinfektan di sejumlah titik ramai di Kota Ende, Jumat (27/3/2020).

Dia katakan peran masyarakat memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 yakni mengikuti instruksi pemeritah yang sudah disepakati sebagai langkah konkrit mengantisipasi dan mencegah Covid-19, misalnya membatasi pergerakan di titik ramai dan menjaga jarak.

Dilansir dari kompas.com, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya menyebut pemberian jarak untuk mengantisipasi dan mencegah Covid-19 sebagai social distancing.

Namun, sejak Jumat (20/3/2020) lalu, WHO mengganti frasa social distancing menjadi physical distancing.

Alasannya, penggantian frasa ini untuk mengklarifikasi bahwa terdapat perintah tetap tinggal di rumah guna mencegah penyebaran corona virus.

Kendati begitu, hal ini tidak berarti bahwa seseorang memutus kontak dengan orang lain secara sosial.

Penggunaan frasa physical distancing diharapkan dapat memperjelas imbauan WHO, yaitu menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit tidak menyebar.

Terkait aksi penyemprotan disinfektan, lanjut AKBP Achmad Muzayin, pihaknya mengerahkan mobil water canon berkapasitas 5.000 liter. Disinfektan disemprotkan di Pasar Wolowona, Gatot Subroto, Simpang Lima, Jalan Kelimutu, Ponegoro, Wirajaya, Eltari, dan Ahmad Yani.

AKBP Achmad Muzayin mengatakan, untuk mengantisipasi dan memutuskan mata rantai Covid-19, butuh sinergi, kerja sama dan koordinasi yang baik dari setiap elemen pemeritah maupun masyarakat.

Kepala Kantor Bandara Komodo Labuan Bajo Tegaskan Penerbangan Normal

Langkah Konkret Polres Ende Antisipasi dan Cegah Covid-19

"Apa yang kami lakukan hari ini merupakan langkah konkret untuk mencegah dan mengantisipasi masuknya Covid-19. Selain itu, kami juga memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat apa yang harus dilakukan untuk antisipasi dan cegah Covid-19," ungkapnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved