VIDEO - Cegah Penyebaran Covid -19, PGI Wilayah NTT Tunda Prosesi dan Pawai Paskah
VIDEO - Cegah Penyebaran Covid -19, PGI Wilayah NTT Tunda Prosesi dan Pawai Paskah. Ini disampaikan Ketua BPH PGI WIlayah NTT, Pdt.Dr. Mery Y Kolimon.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Frans Krowin
VIDEO - Cegah Penyebaran Covid -19, PGI Wilayah NTT Tunda Prosesi dan Pawai Paskah
POS-KUPANG.COM, KUPANG – VIDEO - Cegah Penyebaran Covid -19 PGI Wilayah NTT Tunda Prosesi dan Pawai Paskah
Majelis Pekerja Harian (MPH) Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Wilayah (PGIW) NTT, menunda sejumlah kegiatan yang mengumpulkan banyak orang seperti prosesi dan pawai paskah baik di rayon maupun di tingkat klasis.
Langkah itu diambil dalam rangka mencegah penyebaran virus vorona atau Covid -19 di daerah ini.
Hal tersebut disampaikan Ketua BPH PGI Wilayah NTT, Pdt. Dr. Mery Y. Kolimon, saat jumpa pers di Kantor Sinode GMIT, Kamis (19/3/2020).
• VIDEO: Dua siswa SMPN 4 Langke Rembong Manggarai NTT mencoba menjalankan profesi sebagai reporter
• VIDEO: Bandara El Tari Kupang Terapkan Social Distancing
• VIDEO: Dicky Senda Provokasi Anak Muda Pulang Kampung Bikin Begini di Desa Taiftob Kabupaten TTS NTT
Menurut Mery, kegiatan yang mengumpulkan orang dalam jumlah yang besar atau perayaan besar untuk Paskah seperti prosesi Paskah di tiap-tiap rayon, klasis, pawai dan sebagainya akan ditunda sampai wabah berlalu.
"Perhatikan kelompok-kelompok rentan seperti anak dan para lansia di gereja kita masing-masing,” ujarnya.
Jika situasi memburuk, lanjut dia, gereja-gereja harus menyiapkan anggota jemaat untuk berbakti di rumah masing-masing.
“Selain itu tetap membangun komunikasi dengan para pemimpin gereja masing-masing," kata Mery Kolimon
Dijelaskannya, kantor-kantor gereja dan sekolah-sekolah milik gereja, melakukan aktivitas dan belajar di rumah masing-masing. Hal itu merupakan salah satu cara untuk memutuskan mata rantai penyebaran penularan Covid-19.
Selain itu, katanya, mendorong jemaat untuk menggunakan momen ini sebagai kesempatan untuk membangun keintiman relasi dalam keluarga.
Kecuali itu, memperkuat doa/ibadah keluarga di setiap rumah tangga sambil terus mendoakan bangsa dan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19.
"Jangan hilang harapan. Tetap optimis. Semua jemaat agar selalu menjaga kesehatan dan tidak bepergian," katanya.
Apa yang disampaikan tersebut, lanjut Mery, setelah mempertimbangkan hasil penetapan World Health Organization atau WHO yang menyatakan, Covid-19 sebagai pendemi dunia, juga keputusan pemerintah Indonesia bahwa Covid-19 telah menjadi bencana nasional.
Dalam jumpa pers itu, Merry didampingi Sekretaris Umum PGI Wilayah NTT, Pdt. Cefrry Dj. Djenal S.Th, dan beberapa pengurus PGI Wilayah NTT seperti Pdt. Ayub Amheka dan lainnya.
• VIDEO: Antisipasi Virus Corona (Covid-19) Lapas Ende Tak Terima Kunjungan Untuk Warga
• VIDEO SHIO Kamis Wage 19 Maret 2020 Shio Ayam dan Kerbau Dapat Duit Dadakan Shio Anjing Bos Ngamuk
• VIDEO – Komunitas Chicago Bajawa Temui Kaum Disabilitas dan Di Luar Dugaan Dapat Pesan Kemanusiaan