Salam Pos Kupang

Bekerja-Belajar di Rumah

Ayo mari membaca dan simak isi Salam Pos Kupang berjudul Bekerja-belajar di rumah

Bekerja-Belajar di Rumah
Dok
Logo Pos Kupang

Ayo mari membaca dan simak isi Salam Pos Kupang berjudul Bekerja-belajar di rumah

POS-KUPANG.COM - PRESIDEN Joko Widodo mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Corona dan penyakit Covid-19. Jokowi meminta agar masyarakat mulai mengurangi aktivitas di luar rumah.
Jokowi mengingatkan pasien virus Corona terus bertambah maka para pegawai kantoran baik swasta maupun pemerintah diharapkan kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah.

Langkah tersebut ditempuh agar penanganan pasien virus Corono bisa dilakukan dengan lebih maksimal. Agar penyebarannya bisa kita hambat dan stop kata Presiden Joko Widodo di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (13/3/2020).

Soal Prediksi Cuaca di NTT Hari Ini, Waspada Potensi Gelombang Tinggi di Wilayah Perairan NTT

Presiden Joko Widodo meminta kepala daerah memperbolehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja dari rumah. Arahan ini berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran virus Corona di dalam negeri. Meski demikian, Jokowi meminta agar ASN tidak mengendurkan pelayanan primanya kepada masyarakat

Pada prinsipnya hibauan Jokowi tersebut disambut baik oleh semua warga negara, apalagi hal ini terkait dengan kesehatan anak bangsa. Namun perlu ada rambu-rambu jelas mengenai mekanisme bekerja dari rumah dan para ASN dan pekerja kantoran lain harus sadar bahwa bekerja dari rumah tidak sama dengan libur nasional atau hari besar keagamaan.

Manajemen SMK-PP Negeri Kupang Lakukan Pencegahan Covid-19

Bekerja dari rumah artinya pekerjaan tetap berlangsung namun dilakukan dari rumah dengan menggunakan fasilitas online. Artinya, setiap ASN harus memiliki jaringan internet atau system online sehigga koneksi antar ASN dan atasan masin-masing tetap berjalan.

Demikian pula dengan pelajar dan mahasiswa yang sengaja dianjurkan belajar dari rumah. Artinya proses belajar mengajar tetap dilaksanakan hanya saja metode belajar bisa dilakukan secara secara online atau dengan cara live streaming.

Kita berharap wabah virus Corona bukan menjadi hambatan dalam proses belajar dan mengajar juga pelayanan publik. Sementara itu para guru juga harus mulai belajar dan menerapkan metode belajar dan mengajar jarak jauh ini.

Sebab, bukan tidak mungkin model belajar ini akan menjadi salah satu pilihan belajar mengajar dalam situasi tertentu. Artinya, para guru dan siswa sama-sama harus memiliki kesadaran untuk belajar dengan cara online ini.

Sejauh ini virus Corona belum terdeteksi di wilayah Provinsi NTT. Namun, bukan berarti kita berharap adanua virus Corona yang masuk di NTT. Sikap antisipasi perlu dilakukan sejak saat ini, sehingga pencegahan terhadap virus ini meluas di NTT bisa dilaksanakan.

Pemerintah juga harus berani membatasi aktivitas yang melibatkan massa dalam jumlah banyak khususnya di beberapa daerah di NTT yang sedang melaksanakan pesta

Pilkada. Selain itu, acara-acara adat juga harus diperhatikan agar tidak melibatkan banyak orang. Pesta syukuran seperti pernikahan, ulang tahun atau Sambut Baru yang menjadi tradisi di NTT sebaiknya tidak dilaksanakan secara meriah karena semakin banyak orang berkumpul maka potensi penyebaran virus Corona puna makin meningkat.*

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved