Dampak Corona Pembukaan TMND di TTS Tak Libatkan Massa

Ada yang berbeda dengan pembukaan TMMD ke-107 di Desa Panite, Kecamatan Kotolin, Kabupaten TTS, Senin (16/3/2020) pagi

POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Suasana pembukaan TMMD di Kantor Desa Panite, Kecamatan Kotolin 

POS-KUPANG.COM | SOE - Ada yang berbeda dengan pembukaan TMMD ke-107 di Desa Panite, Kecamatan Kotolin, Kabupaten TTS, Senin (16/3/2020) pagi. Dampak dari wabah virus corona yang sedang merebak, pembukaan TMMD tidak melibatkan massa.

Tak hanya itu, jika pembukaan TMMD biasa dilakukan dengan upacara pembukaan, kali ini pembukaan TMMD hanya dikemas dalam acara syukuran.

Siaga Corona, Bupati TTU Larang Pejabat Keluar Daerah

Hadir dalam acara syukuran pembukaan TMMD Ke-107, Dansatgas TMMD, Dandim 1621 TTS, Letkol CZI Koerniawan Pramulyo, Bupati TTS Egusem Piether Tahun, wakil Bupati TTS Jhony Army Konay, Kajari TTS Fachrizal, SH, wakil ketua DPRD TTS, Yusuf Soru dan pimpinan OPD lingkup Pemda TTS, camat Kotolin dan para kepala desa lingkup Kecamatan Kotolin.

Secara simbolis, acara pembukaan TMMD ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Tahun.

Dalam sambutannya, Bupati Tahun mengatakan, keberadaan TTMD diharapkan bisa mempercepat pembangunan infrastruktur khususnya jalan di pedesaan.

Siswa dan Guru SMAN 1 Waingapu Wajib Cuci Tangan di Air Mengalir

TMMD juga diharapkan bisa mendorong peningkatan ekonomi dan penyediaan air bersih untuk masyarakat.

"TMMD tahun ini ada Pekerjaan jalan dan jaringan perpipaan untuk penyediaan air bersih ," ungkap Bupati Tahun.

Kepada masyarakat, Bupati Tahun menghimbau untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan program TMMD di Desa Panite.
Dirinya mengajak masyarakat untuk menerapkan semangat gotong royong untuk menyukseskan program tersebut.

" Ayo semua masyarakat desa Panite ikut berpartisipasi menyukseskan program TMMD. Masyarakat harus bahu membahu bersama-sama dengan TNI dalam mengerjakan pekerjaan fisik yang sudah direncanakan bersama," ajaknya.

Dansatgas TMMD, Dandim 1621 TTS, Letkol CZI Koerniawan Pramulyo mengatakan, keberadaan program TMMD merupakan kolaborasi TNI dan pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan guna mensejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan TMMD yang akan berlangsung selama 30 hari kedepan atau hingga 14 April mendatang, tidak hanya mengerjakan pekerjaan fisik saja, tetapi juga ada kegiatan sosialisasi diberbagai bidang guna memberdayakan ekonomi masyarakat.

"Untuk pekerjaan fisik, kita akan mengerjakan jalan sertu sepanjang 1.720 meter, rabat beton 500 meter dan pembangunan jaringan perpipaan sepanjang 3000 meter. Kita juga akan menggelar kegiatan sosialisasi dengan melibatkan Polres TTS, Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan dan beberapa OPD lainnya," jelas Dandim Koerniawan. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved