Jumat, 29 Mei 2026

Siaga Corona, Bupati TTU Larang Pejabat Keluar Daerah

Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara ( Pemkab TTU) terus siaga terhadap virus corona

Tayang:
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara ( Pemkab TTU) terus siaga terhadap virus corona. Sebagai langkah antisipasi, Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes melarang aparatur sipil negara ( ASN) dan para pejabat di daerah tersebut untuk berpergian keluar daerah.

Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes mengatakan hal itu kepada POS-KUPANG.COM saat ditemui di Desa Nian, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU, Senin (16/3/2020).

Siswa dan Guru SMAN 1 Waingapu Wajib Cuci Tangan di Air Mengalir

Selain melarang para pejabat ke luar daerah, Bupati TTU dua periode itu melarang para ASN dan pejabat untuk melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

"Merujuk pada edaran yang disampaikan oleh Gubernur NTT, bahwa seluruh pejabat dan ASN untuk tidak boleh melakukan perjalanan dinas ke luar NTT, dan juga tidak boleh melakukan perjalanan dinas ke luar negeri," tegasnya.

Antisipasi Corona, Dinkes Manggarai Periksa Suhu Tubuh Warga yang Masuk Kota Ruteng

Selain itu, kata Raymundus, pihaknya juga telah menyiapkan satu ruangan isolasi bagi warga yang nantinya suspek virus corona. Meskipun begitu dirinya tidak berharap agar warga TTU yang terkena virus corona.

Terkait dengan perbatasan, kata Raymundus, sudah ada instruksi dari Gubernur NTT untuk menutup sementara semua pintu batas negara.

Oleh karena itu, dirinya sebagai bupati mendukung langkah yang diambil oleh Gubernur Provinsi NTT Viktor Bungtilu Laiskodat untuk menutup sementara pintu perbatasan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Hal itu karena pemerintah tidak memiliki alat yang cukup baik untuk mendeteksi virus corona.

"Kita tutup mungkin satu Minggu kedepan, kita lihat upaya dari negara-negara untuk memberantas corona, kalau tingkat sudah aman baru kita buka kembali," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved