Breaking News:

Dinonaktifkan Bupati, Kades Tuasene Mengaku Belum Ada Komunikasi Resmi Dari Kabupaten

Desa Tuasene selalu menjadi desa tercepat di kecamatan Mollo Selatan terkait pencarian dana desa.

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun 

Dinonaktifkan Bupati, Kades Tuasene Mengaku Belum Ada Komunikasi Resmi Dari Kabupaten

POS-KUPANG. COM | SOE -- Kepala Desa Tuasene, Kecamatan Mollo Selatan, Davit Alamallo mengaku, belum mendapatkan informasi resmi dari BPMD Kabupaten TTS terkait penonaktifan dirinya dari jabatan Kades.

Informasi penonaktifan dirinya justru diketahui melalui pemberian media cetak. Oleh sebab itu, dirinya masih enggan berkomentar terkait penonaktifan dirinya.

"Kakak, sampai sekarang belum ada surat atau komunikasi apa pun dari BPMD terkait penonaktifan saya dari jabatan Kades. Oleh sebab itu saya belum bisa kasih komentar," ungkap Davit kepada pos kupang.com, Sabtu (14/3/2020) melalui sambungan telepon.

Ketika dijelaskan jika salah satu alasan penonaktifan dirinya disebabkan karena dirinya lambat melakukan penetapan APBDes guna pencairan dana desa tahap 1, Davit membenarkan jika hingga saat ini APBDes Desa Tuasene belum ditetapkan.

Ia menyebut, adanya pemeriksaan dari inspektorat dan pendamping desa yang sedang tak berada di tempat sebagai alasan lambatnya penetapan APBDes.

"Kita terlambat karena adanya proses pemeriksaan dari inspektorat. Selain itu, kita terkendala pendamping desa yang belum datang untuk melakukan verifikasi lapangan guna penyusunan RAB pekerja fisik tahun ini. Saya sudah kontak pendamping desanya untuk segera datang sehingga kita bisa secepatnya menyusun RAB. Kalau sudah oke, kota langsung ke BPMD guna melakukan evaluasi APBDes dan memposting," jelasnya.

Selama ini menurutnya, Desa Tuasene selalu menjadi desa tercepat di kecamatan Mollo Selatan terkait pencarian dana desa. Namun tahun ini karena kendala dua hal tersebut proses administrasi pencairan dana desa terhambat.

"Saya akan bangun komunikasi dengan Pak Kaban PMD terkait kendala yang saya alami agar bisa menjadi pertimbangan," sebutnya.

Untuk diketahui, Bupati TTS, Egusem Piether Tahun kembali mengambil sikap tegas dengan menonjobkan Kepala Desa Tuasene, Davit Alamallo dan Penjabat Desa Tublopo, Mardan Selan.

Davit dinonaktifkan lantara dirinya dinilai lambat dalam mengurus administrasi guna pencarian dana desa tahap 1.

Pasalnya hingga saat ini, APBDes Desa Tuasene tak kunjung ditetapkan.

Petugas CIQS di PLBN Sudah Dilengkapi Alat Pelindung Diri

ZODIAK KEUANGAN - Ramalan Zodiak Keuangan Minggu 15 Maret 2020, Gemini Istirahat, Libra Konservatif

JADWAL ACARA TV Minggu 15 Maret 2020, LIga 1 Persib vs PSS Sleman di Indosiar, Bioskop Trans TV

Sedangkan Mardan Selan dinonaktifkan lantaran dirinya ingin maju dalam Pilkades antar waktu di Desa Tublopo tapi belum memundurkan diri. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved