Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat : Ini Isu yang Memalukan NTT

angka kemiskinan saat dirinya menjadi Gubernur NTT pada tahu 2018 itu sebesar 21,8 persen dan saat sekarang sudah turun menjadi 20 persen.

POS KUPANG/TENI JENAHAS
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meninjau Benteng 7 Lapis 

Marius Jelamu : Viktor Laiskodat Gelisah Bagaimana Turunkan Angka Kemiskinan di NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Marius Jelamu mengatakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat gelisah memikirkan bagaimana menurunkan angka kemiskinan di NTT.

Marius megatakan hal itu untuk menjelaskan bahwa Gubernur NTT saat ini tengah berjuang sungguh-sungguh, bekerja keras agar NTT bangkit dan sejahtera.

"Saya mau beritahu kepada kita semua bapa Gubernur tidak tidur, karena gelisah bagaimana menurunkan angka kemiskinan di NTT dan tentu perjuangan ini bukan hanya perjuangan pemerintah tapi juga masyarakat," ungkap Marius dalam diskusi publik satu setengah tahun perjalanan kepemimpinan Gubernur Viktor Wagub Nae Soi di Hotel Neo Aston Kota Kupang, Kamis (20/2/2020).

Dia katakan suka atau tidak suka NTT sangat bersyukur dan sangat membutuhkan pemimpin seperti Viktor Bungtilu Laiskodat.

Menurutnya, kalau mau flashback tentang ekonomi Indonesia, kita sekarang, kata Marius, sedang melihat output bahwa NTT Provinsi termiskin ke tiga di Indonesia. "Tetapi kita tidak pernah mengejar input yang diberikan ke  NTT selama puluhan tahun," katanya.

Dia katakan, jangan dilupakan bahwa disparitas ekonomi, disparitas sosial, disparitas wilayah sudah terjadi sejak tahun 60 dan NTT baru merasakan sedikit input di akhir tahun 80 an.

"Oleh karena itu, waktu saya di Bappeda saya lihat sangat tidak adil merangking output, tetapi tidak pernah merangking input yang diberikan kepada 34 Provinsi sejak Indonesia merdeka sampai dengan sekarang," ungkapnya.

Lanjut Marius yang perlu dikejar saat ini adalah input dan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi, kata dia sedang berjuang memperbesar input ke Nusa Tenggara Timur. "Dengan kedekatan dengan Bapak Presiden Jokowi sekarang sedang diperjuangkan input ke NTT," katanya.

Marius lantas membeberkan bukti-bukti perjuangan memperbesar input oleh Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi. Marius katakan, untuk pertama kali dalam sejarah NTT, baru kali ini NTT disetujui Kementerian Dalam Negeri memperoleh pinjaman senilai 490 miliar untuk tahun 2020.

Halaman
1234
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved