Ratusan Kaum Millenial Dapat Ilmu 4 Pilar Kebangsaan

Ratusan kaum millenial yang merupakan kalangan mahasiswa dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang mendapat ilmu 4 pilar kebangsaan

Ratusan Kaum Millenial Dapat Ilmu 4 Pilar Kebangsaan
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
Anggota DPR RI, Melkiades Laka Lena, Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, dan peserta sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan berfoto bersama, Sabtu (8/2/2020) 

POS-KUPANG.COM | TARUS - Ratusan kaum millenial yang merupakan kalangan mahasiswa dari Kota Kupang,  juga remaja di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, mendapat ilmu 4 pilar kebangsaan.

Kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika) ini mengambil Tema : "NKRI Butuh Milenial yang Cinta Tanah Air" dengan pembicara, Anggota DPR RI,  Melkiades Laka Lena, Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, wakil dari KOMPAKK Kupang, Sisma Martins juga perwakilan Pemuda Hindu NTT.

Paketan Hadiah Valentine Cantik di Kharisma Stationery

Melki Laka Lena yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI pada acara sosialisasi di Desa Mata Air, Sabtu (8/2) mengatakan, hasil survei beberapa lembaga di Jakarta menunjukan bahwa salah satu penetrasi paham terpapar radikal ada di Kampus dan kaum milenial.

Karena di kampus-kampus terpapar paham radikalisme inilah, kata Melki, maka kaum millenial harus diberikan muatan pemahaman soal Pilar Kebangsaan. Dengan demikian maka millenial menjadi target kunci agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup di wilayah hidup masyarakat.

Menteri PUPR Resmikan Jembatan Kanal Antang di Kalimantan Selatan

"Makanya sebelum jadi anggota DPR RI maupun kini menjadi anggota DPR, kami mendekati kaum millenial agar memahami nilai dasar Pancasila dengan praktek-praktek kebangsaan yang terkandung dalam 4 Pilar tersebut," jelasnya.

Menurut Ketua DPD Golkar NTT ini, apa yang dilakukan dengan mengumpulkan kaum millenial ini, sehingga setelah mereka menerima ilmu 4 Pilar, ditindaklanjuti ke rekan-rekannya guna menghindari paham radikal.

"Kita mulai dari kelompok kecil kemudian meluas agar tidak terpapar paham radikal. Mereka juga diharapkan menciptakan hal-hal inovatif sehingga tidak mudah dipengaruhi paham radikalisme ini," katanya.

Kegiatan inipun, lanjutnya terus berlanjut termasuk ke kaum perempuan, komunitas-komunitas lainnya. Dengan semakin sering diperkenalkan 4 Pilar Kebangsaan maka nilai Pancasila tetap berakar di bumi Indonesia.

Sementara wakil dari KOMPAKK Kupang, Sisma Martins mengatakan, pihaknya sejak 2013 terus melakukan pergerakan dalam upaya mencegah pengaruh paham radikal.

Komunitas ini bermula dari inisiatif bersama yang beranggotakan 16 orang. Kelompok ini berkumpul untuk diskusi-diskusi lepas berbagai hal.

"Tahun 2014 KOMPAKK kemudian mengurus  legalitas. Sejak itu kita bekerja mengajak orang berbuat baik. Walau selalu ada tantangan tapi komunitas ini tetap  mengajak anak muda berkolaborasi dengan kegiatan positif," ujarnya.

Wabup, Jerry Manafe  mengatakan, 4 Pilar Kebangsaan akan terus disosialisasikan ke semua lapisan masyarakat. Langkah yang dilakukan remaja di daerah ini dengan pembentukan taman baca merupakan hal positif.

"Mari kita semua bergandengan tangan menjaga daerah kita dari pengaruh paham radikal. Pancasila harus tetap kita pertahankan," pinta Jerry. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved