Begini Tanggapan Kapolres TTS Ariasandy Saat Menerima Pengaduan Warga Tuasene, Mollo Selatan

Begini tanggapan Kapolres TTS Ariasandy saat menerima pengaduan warga Tuasene, Kecamatan Mollo Selatan

Begini Tanggapan Kapolres TTS Ariasandy Saat Menerima Pengaduan Warga Tuasene, Mollo Selatan
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kapolres TTS, AKBP Ariasandy, SIK 

Begini tanggapan Kapolres TTS Ariasandy saat menerima pengaduan warga Tuasene, Kecamatan Mollo Selatan

POS-KUPANG.COM | SOE - Di hadapan warga Desa Tuasene, Kecamatan Mollo Selatan dan Pospera Kabupaten TTS, Kapolres TTS, AKBP Ariasandy, SIK menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi, termasuk laporan dugaan korupsi dana desa di Desa Tuasene.

Ia memastikan, pasca menerima laporan warga, tim dari Polres TTS akan langsung turun ke Desa Tuasene guna menyelidiki dugaan korupsi dana desa tersebut.

Didampingi Pospera TTS, Warga Tuasene Mengadu ke Kapolres

"Pak Kasat Reskrim, tolong sebentar langsung Terim laporan warga Desa Tuasene dan secepatnya langsung turun ke lapangan. Saya tegaskan kasus dugaan korupsi menjadi prioritas kita untuk secepatnya dituntaskan," ungkap Kapolres Ariasandy saat menerima warga Tuasene di aula Mapolres TTS, Selasa (4/2/2020) pagi.

Kepada warga dan Pospera Kapolres Ariasandy meminta kerja samanya dalam penuntasan kasus dugaan korupsi dana desa yang diadukan tersebut. Jika ada data atau keterangan yang dibutuhkan, dirinya meminta warga dan Pospera untuk proaktif membantu penyidik.

Penyidik Polres TTS Kantongi Calon Tersangka Dugaan Korupsi RSP Boking

"Kalau sudah kita tangani tolong kalau dipanggil penyidik sebagai saksi harus proaktif. Kalau masih ada dokumen yang kita butuhkan mohon dibantu," pinta pria berkaca mata ini.

Terkait dana desa, Kapolres Ariasandy mengaku, dirinya sudah memantau pengelolaan dana desa di Kabupaten TTS pasca bertugas di TTS. Dari hasil pantauannya bersama tim, didapati ada banyak desa yang memiliki masalah dengan pengelolaan dana desa.

"Masalah penyalahgunaan dana desa ini terjadi di banyak desa di TTS. Oleh sebab itu, butuh partisipasi aktif dari warga desa untuk memantau pengelolaan dana desa dan melaporkan kepada pihak penegak hukum jika ada dugaan penyelewengan dana desa," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved